Pasukan Gegana Brimob ke Meikarta, Ada Apa?

Tim gegana Brimob di Meikarta
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop – Sejak pagi, sekitar jam 08.00 WIB ratusan warga Distrik 1 Meikarta dan pengunjung termasuk calon konsumen benar-benar mendapat kejutan. Rentetan tembakan bertubi-tubi terdengar dari dua kubu.

img_title Kafe dan Money Changer di Jaksel Digeledah Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi: Yang Halangi Penyidikan Bisa Diproses

Para warga spontan berjongkok, malah ada yang tiarap dengan pengawasan dan pengamanan ketat dari aparat keamanan. Tapi tak sedikit juga yang merekam detail peristiwa tersebut dan ditayangkan via media sosialnya.

img_title Kronologi Lengkap Keributan TNI dan Brimob di NTT yang Berujung Penikaman

Usut punya usut, aksi menegangkan itu ternyata melibatkan pasukan Gegana Korps Brimob Polri. Tapi tenang, ternyata itu adalah latihan aksi guna menghadapi kejahatan berkadar tinggi yang menggunakan senjata api dan bahan peledak layaknya di film-film action.

Pasukan Gegana KorBrimob Polri melakukan latihan besar-besaran di Distrik 1 Meikarta, Lippo Cikarang dari pagi hingga siang. Ini merupakan implementasi latihan besar-besaran di medan jungle maupun rural area atau wilayah perkotaan, khususnya large cities atau medium size town.

img_title Keributan Usai Misa Syukuran di NTT, 3 Anggota Brimob Ditusuk dalam Insiden yang Diduga Libatkan Prajurit TNI

Latihan ini dilakukan guna terus memelihara dan menjaga kesiapan operasional Pasukan Gegana menghadapi kejahatan berintensitas tinggi, utamanya yang menggunakan senjata api dan bahan peledak. 

"Selama ini pelatihan baru bersifat parsial. Ini pertama kali kami melaksanakan pelatihan dengan judul besar, yakni Urban Warfare yang mengintegrasikan beberapa satuan dan spesifikasi kemampuan di dalam tubuh Pasukan Gegana ke dalam sebuah operasi," kata Brigjen Pol Reza Arief Dewanto, Komandan Pasukan Gegana Korps Brimob Polri dikutip dalam dalam keterangan tertulis, Senin 22 Februari 2021.

Tujuan latihan berskala besar ini, menurutnya, untuk meminimalisir jatuhnya korban dari anggota yang bertugas di lapangan. Di mana pergerakannya dalam level tinggi melibatkan kuantitas personel berganda, serta bersifat lebih kompleks, dengan medan area perkotaan.

"Disebut berskala besar, karena kali ini melibatkan seluruh elemen penting dari jajaran Pasukan Gegana, yaitu Satuan Wanteror, Satuan Jibom, dan Satuan KBR didukung Teknologi dari Satuan Bantek," ujarnya.

Di samping memberikan pertolongan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir, lanjut dia, Pasukan Gegana tetap menjaga profesionalisme dengan melaksanakan latihan urban warfare dalam kondisi hujan lebat. "Ini semua demi memastikan Kamtibmas yang kondusif dalam situasi seburuk apapun," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut