Unilever Ungkap 8 Perubahan Prilaku Konsumen karena Pandemi

Logo Unilever.
Sumber :
  • Unilever.co.uk

VoxPop – Pandemi COVID-19 mengubah prilaku konsumen di Indonesia saat ini. Prilaku baru konsumen khususnya dalam berbelanja itu pun diperkirakan akan tetap bertahan meski pandemi telah usai. 

img_title Capcom Yakin Peralihan ke Game Digital Tak Akan Ganggu Penjualan

Presiden Direktur PT Unilever Indonesia Tbk Ira Noviarti menyatakan, perubahan prilaku itu tak lain karena perekonomian yang terkontraksi akibat pandemi. Ditambah, pembatasan mobilitas selama setahun ke belakang, berpengaruh besar dalam perubahan tersebut.

"Kami memprediksi, setidaknya delapan perubahan perilaku konsumen akan terus bertahan bahkan setelah pandemi berakhir," ujar Ira dalam Indonesia Data and Economic Forum (IDE) 2021, pada sesi diskusi bertajuk 'New Trends in Consumer Behaviour after Covid', dikutip Rabu 24 Maret 2021.

img_title Manfaatkan AI, Telkomsel dan Pertamina Patra Niaga Integrasikan Braze Layani Pelanggannya

Ira menjabarkan, perubahan prilaku konsumen ini menunjukkan urgensi dari pelaku industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) seperti Unilever Indonesia. Untuk, terus gesit merespons perubahan perilaku konsumen dan memanfaatkan momentum yang ada.

Baca juga: BI Dorong Sekuritisasi Aset Jadi Sumber Pendanaan Selain Bank

img_title Teknologi AI Mulai Masuk ke Bank Daerah

“Kehadiran Unilever Indonesia di IDE 2021 adalah salah satu bentuk semangat kami untuk terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak guna menyongsong era pemulihan pascapandemi," ungkapnya. 

"Ditambah lagi, fakta menyebutkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang pertumbuhan ekonomi tertinggi dengan menyumbang 57,6 persen dari Produk Domestik Bruto. Dengan skala yang kami miliki, kami siap untuk terus memainkan peran kami dalam mendorong konsumsi masyarakat menuju kebangkitan perekonomian nasional,” sambung Ira.

Dia menjabarkan, 8 perubahan perilaku konsumen yang diperkirakan akan bertahan dalam jangka waktu panjang dan saling terkait satu sama lain adalah. 

1. Gaya hidup bersih dan sehat

Kesehatan akan tetap menjadi perhatian konsumen, tidak hanya di dalam tetapi juga di luar rumah sebagai bentuk proteksi diri. Brand yang terpercaya dan berkualitas akan semakin dicari.

2. Semua aspek keseharian menjadi lebih fluid
 
Oleh karena itu konsumen akan mencari produk yang membantu mereka tetap produktif di dalam rumah, dan produk yang dapat melindungi diri mereka secara efisien dan praktis di luar rumah. 

3. In home romance atau in home experience menjadi semakin penting 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut