INACA Susun Proyeksi Industri Penerbangan Nasional Kembali Pulih
- VoxPopnews/Ikhwan Yanuar
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina INACA, Irfan Setiaputra mengatakan, upaya pemulihan sektor industri penerbangan nasional yang saat ini dalam kondisi yang penuh dengan tantangan membutuhkan sinergitas dan soliditas seluruh ekosistem industri penerbangan. Salah satunya berkenaan dengan upaya pemulihan industri melalui momentum vaksinasi nasional.
Momentum vaksinasi, lanjut Irfan, merupakan salah satu turning point tersendiri dalam upaya meningkatkan confident dan trust masyarakat terhadap transportasi publik khususnya transportasi udara. Hal tersebut tentunya dengan tetap disertai dengan komitmen penerapan protokol kesehatan secara konsisten pada seluruh lini operasional penerbangan.
"Kami sangat mengapresiasi langkah yang telah dilakukan oleh Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan yang turut memprioritaskan pemberian vaksinasi untuk pekerja industri penerbangan, karena di tengah situasi yang penuh ketidakpastian ini aspek safety merupakan prioritas utama yang menjadi pertimbangan masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan sarana transportasi udara" kata Irfan.
Namun demikian, pria yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia itu menambahkan, aspek safety itu sendiri merupakan sebuah persepsi bagi setiap individu, sehingga penting bagi industri penerbangan untuk saling berkolaborasi dalam membangun awareness masyarakat. Itu dapat dilakukan melalui serangkaian program sosialisasi serta penyesuaian fasilitas dan layanan dengan tujuan memastikan safety pengguna jasa terjaga dengan baik.
Irfan juga mengatakan melalui dukungan yang diberikan oleh pemerintah terhadap aspek kesehatan para pekerja industri penerbangan yang diiringi dengan kesiapan industri penerbangan memasuki era kenormalan baru saat ini, diharapakan turut mendorong bangkitnya aktivitas sosial ekonomi dan pariwisata di Tanah Air.
Sebab, sambung Irfan, industri penerbangan merupakan salah satu kontributor utama perekonomian nasional di mana industri penerbangan menyumbang lebih dari 2,6 persen produk domestik bruto (PDB) serta menyediakan sekitar 4,2 juta tenaga kerja. Sehingga dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional, industri penerbangan nasional membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah.
