Palembang Mulai Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue, 7.500 Anak Jadi Sasaran Awal

Ilustrasi vaksin
Sumber :
  • VoxPop/ David Rorimpandey

Palembang, VoxPop – Upaya menekan angka kasus dan kematian akibat dengue di Sumatera Selatan kini memasuki babak baru. Setelah sebelumnya diluncurkan di Jakarta, program Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue resmi dimulai di Kota Palembang melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Dinas Kesehatan Kota Palembang, dan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya.

img_title Menkes Ungkap Baru 4 Provinsi yang Penuhi Target Vaksinasi Campak, Sumatera Barat Paling Rendah

Peresmian program ini mendapat dukungan langsung dari Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru. Ia menegaskan bahwa dengue bukan lagi persoalan musiman, melainkan tantangan kesehatan jangka panjang yang membutuhkan strategi berkelanjutan. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

“Dengue bukan sekadar isu musiman, melainkan tantangan kesehatan yang harus kita hadapi secara berkelanjutan dan terencana. Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memiliki komitmen kuat untuk memperkuat upaya pencegahan dengue, sejalan dengan target nasional dan global menuju nol kematian akibat dengue pada 2030. Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan langkah yang lebih proaktif, berbasis data, dan melibatkan kolaborasi lintas sektor,” ujar Herman dalam keterangannya, dikutip 18 Februari 2026. 

img_title Anak hingga Dewasa Berisiko Kena DBD, Ketahui Tanda-tandanya!

Kasus Tinggi, Anak Sekolah Jadi Prioritas

Data Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat hingga 31 Desember 2025 terdapat 4.437 kasus dengue dengan 22 kematian di tingkat provinsi. Kota Palembang menjadi wilayah dengan angka tertinggi, yakni 968 kasus dan tiga kematian.

img_title Jangan Tunggu Sakit! Ini Pentingnya Vaksin Dewasa dan EV71 yang Tak Boleh Dianggap Sepele

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. H. Trisnawarman, M.Kes., Sp.KKLP., Supsp.FOMC, mengingatkan bahwa ancaman dengue terjadi sepanjang tahun. Berdasarkan rekap lima tahun terakhir, kelompok usia 15–44 tahun menyumbang 42 persen kasus, sementara kematian terbanyak dalam tujuh tahun terakhir terjadi pada anak usia 5–14 tahun (41 persen).

“Sepanjang tahun, masyarakat Palembang menghadapi ancaman dengue,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan 3M Plus, edukasi kebersihan lingkungan, serta inovasi seperti ovitrap. Namun menurutnya, pendekatan komprehensif tetap diperlukan, termasuk vaksinasi yang disertai pemantauan aktif.

7.500 Anak Dipantau, 5.000 Divaksinasi

Ketua Pelaksana Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di Sumatera Selatan, dr. Ariesti Karmila, Sp.A(K)., M.Kes., menjelaskan bahwa program ini menyasar 7.500 anak usia 6–10 tahun di 60 sekolah dasar pada wilayah kerja 10 puskesmas dengan laporan kasus tertinggi. Dari jumlah tersebut, sekitar 5.000 anak menerima vaksinasi, dengan persetujuan orang tua.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut