Proyek Kawasan Industri Hijau RI Ditegaskan Digarap Penuh Swasta

Garibaldi Thohir (tengah).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VoxPop – Proyek kawasan industri hijau terbesar di Tanah Kuning, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, telah groundbgraking secara langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kawasan itu ditegaskan sepenuhnya akan digarap oleh swasta.

img_title Transformasi dan Inovasi Teknologi Makin Pesat, Investasi Modern Lewat AI & Riset Jadi Tren Baru

Terdiri dari, konsorsium swasta nasional dan luar negeri menggunakan skema business to business (B2B). Tidak ada keterlibatan Pemerintah baik dalam penyertaan modal maupun akuisisi lahan. 

Kawasan industri hijau terbesar di dunia sekaligus proyek industrial estate terbesar yang pernah dibangun oleh swasta di tanah air ini dimiliki oleh PT Kalimantan Industrial Park Indonesia (KIPI).

img_title Harga Pertamax Turun, Pemerintah Dinilai Jaga Keseimbangan Energi dan Investasi

Ketua Konsorsium Indonesia Garibaldi Thohir mengatakan, kesadaran dunia internasional terhadap ekonomi hijau semakin tinggi. Hal itu terlihat dari permintaan atas produk hijau juga semakin meningkat, baik di pasar nasional maupun global. 

“Kami selaku konsorsium swasta nasional dan luar negeri, terdorong untuk mengembangkan kawasan industri hijau terbesar di dunia, yang juga merupakan proyek industrial estate terbesar yg pernah dibangun oleh swasta di tanah air,” kata Boy, dikutip dari keterangannya, Kamis, 23 Desember 2021. 

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Boy mengatakan, pihaknya akan berkomitmen untuk menciptakan produk energi hijau yang mampu bersaing di pasar global. Hal itu dilakukan dengan mengutamakan proses industri berkelanjutan dan ramah lingkungan, seperti solar panel, green aluminium smelter, dan new energy battery

Presiden Jokowi.

Photo :
  • VoxPop/Anwar Sadat

“Yang didukung oleh penyediaan listrik bersumber dari energi terbarukan yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dengan standar konstruksi modern yang ramah lingkungan, dan juga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS),” tambahnya.

Dia menjabarkan, di kawasan ini akan dibangun industri dengan teknologi terkini. Salah satunya green alumunium smelter yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasar aluminium yang memiliki potensi besar di Indonesia dan global. 

Kemudian, mengurangi impor aluminium, meningkatkan ekspor dan penerimaan pajak bagi Pemerintah Indonesia. Serta mendukung sektor industri masa depan Indonesia.

Selain itu juga akan dibangun pabrik new energy battery. Yang, dapat mendukung upaya Pemerintah untuk memacu pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik dan berkontribusi secara signifikan bagi perkembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut