Ribuan Warganet Teken Petisi Tolak Aturan JHT Baru Cair Usia 56 Tahun

Menaker Ida Fauziyah.
Sumber :
  • Dokumentasi Kemnaker.

VoxPop – Ribuan warganet menandatangani petisi untuk menolak aturan baru tentang pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan/BP Jamsostek. Sebab hal tersebut dinilai warganet sangat merugikan. Karena JHT hanya bisa dicairkan saat sudah berusia 56 tahun.

img_title 95 Persen Pencairan JHT Diklaim Bebas Pajak, Purbaya Bakal Minta Datanya ke BPJS Ketenagakerjaan

Ketentuan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua.

Mereka meminta untuk dilakukan pembatalan terkait tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT. Dari pantauan VoxPop pukul 19.21, melalui situs change.org sebanyak 11.105 orang telah menandatangani petisi tersebut.

img_title Purbaya dan Said Iqbal Rapat soal Penghapusan Pajak JHT, Intip Pembahasannya

Petisi itu diinisiasi Suhari Ite dan ditujukan kepada Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Salah satu warganet Abdul Gofur yang menandatangani petisi tersebut menilai, aturan yang ditetapkan pemerintah merugikan pekerja atau buruh Indonesia.

“Saya menandatangani petisi ini karena aturan tersebut merugikan pekerja/buruh Indonesia. Uang yang mereka setor tidak dapat membantu saat pekerja/buruh berhenti kerja saat usianya masih jauh dari usia pensiun, terutama bagi para pekerja kontrak dan outsourcing,” katanya dikutip Jumat, 11 Februari 2022.

img_title Dorong Pengkajian Ulang, Said Iqbal Usul Pajak JHT Dihapus Bagi Semua Penerima

Ilustrasi uang tunai/gaji.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Baca juga: Moody’s Pertahankan Peringkat Utang RI Stabil, Ini Respons Kemenkeu

Diberitakan sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menetapkan aturan terbaru soal pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kini, pembayaran manfaat JHT baru bisa dibayarkan saat peserta BPJS Ketenagakerjaan berusia 56 tahun.

Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua. Peraturan yang diundangkan pada 4 Februari 2022 itu menjelaskan bahwa manfaat JHT dibayarkan kepada peserta BPJS Ketenagakerjaan hanya pada tiga kondisi yaitu mencapai usia pensiun, mengalami cacat total tetap atau meninggal dunia.

Bahkan pada pasal 5 diatur bahwa peserta yang mengundurkan diri maupun terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) atau maupun meninggalkan Indonesia tetap baru bisa dibayarkan saat peserta berusia 56 tahun.

Berdasarkan pasal 15, peraturan tersebut mulai berlaku setelah 3 bulan terhitung sejak tanggal diundangkan.

BPJS Ketenagakerjaan

Tak Perlu Resign! Begini Cara Cairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja

Dana BPJS Ketenagakerjaan bisa dicairkan tanpa resign melalui klaim JHT sebagian. Simak syarat, dokumen, serta cara mengajukan klaim 10 persen dan 30 persen.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut