Kemenkeu, BI, OJK Jadikan IndONIA Referensi Suku Bunga Rupiah

Gedung Bank Indonesia.
Sumber :
  • VoxPop/Andry Daud

VoxPop – Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan dan Indonesian Foreign Exchange Market Committee. Yang tergabung dalam National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR), memutuskan sejumlah kesepakatan dengan mengukuhkan IndONIA sebagai referensi suku bunga rupiah tenor overnight.

img_title Bank Indonesia Dorong UMKM Berdaya Saing Global, Sambal Mantu Perluas Pasar hingga Mancanegara

Adapun kesepakatan dan rekomendasi yang dilakukan telah sesuai dengan fungsi, untuk memberikan informasi bagi pelaku pasar. Mengenai agenda benchmark reform dan rekomendasi referensi suku bunga di pasar keuangan domestik.

“Mengukuhkan IndONIA sebagai referensi suku bunga rupiah tenor overnight yang akan menjadi dasar pembentukan referensi suku bunga rupiah di tenor 1 minggu sampai dengan 12 bulan,” kata BI dalam keterangan, Kamis 31 Maret 2022.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

Baca juga: Bakal Keren, Ini Bocoran Wajah Baru Bandara Halim Perdanakusuma

NWGBR juga mengimbau kepada pelaku pasar untuk meningkatkan penggunaan IndONIA sebagai referensi suku bunga. Dalam berbagai produk dan instrumen keuangan rupiah maupun sebagai salah satu indikator perkembangan suku bunga di pasar uang domestik.

img_title Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

“Pengukuhan IndONIA sebagai referensi suku bunga rupiah tenor overnight diperlukan, untuk meningkatkan integritas referensi suku bunga di pasar keuangan domestik. Sebagai bagian dari transisi referensi suku bunga yang berdasarkan transaksi, serta sejalan dengan reformasi referensi suku bunga di pasar keuangan global,” jelasnya.

Nilai Tukar Rupiah Dollar

Photo :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Sementara itu, dalam rangka penguatan ketersediaan referensi suku bunga rupiah di tenor 1 minggu sampai dengan 12 bulan. NWGBR akan melakukan asesmen lebih lanjut untuk dapat memberikan rekomendasi terkait dengan pilihan referensi suku bunga.

“Pemilihan referensi suku bunga dimaksud akan dilakukan mengacu kepada prinsip-prinsip yang berlaku secara internasional,” tandasnya.

Plt Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Dampak Positif BI Rate Naik, Destry: Modal Asing US$9 Miliar Masuk RI di Kuartal II-2026

Destry memastikan, kebijakan bank sentral menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 100 basis poin (bps) pada Mei dan Juni 2026 telah membuahkan sejumlah hasil positif

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut