Harga Rokok Tinggi hingga Shifting Konsumsi Bisa Bikin Target Penerimaan CHT Tidak Tercapai

Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto.
Sumber :
  • VoxPop/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta – Perpindahan konsumsi masyarakat dari rokok golongan I ke golongan II akibat kenaikan harga rokok, berpotensi membuat target penerimaan negara dari cukai hasil tembakau (CHT) tidak tercapai.

img_title Razia Jasa Pengiriman, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman Puluhan Bal Rokok Ilegal ke Timor Leste

Hal itu diutarakan oleh Direktur Komunikasi dan Bimbingan Pengguna Jasa Bea Cukai, Nirwala Dwi Heryanto. Dia menjelaskan, ada 3 hal yang menjadi penyebab dari potensi tidak tercapainya target penerimaan CHT tersebut.

"Potensi tidak tercapainya target penerimaan CHT disebabkan oleh tiga hal. Yakni karena adanya 'downtrading' ke golongan II, shifting konsumsi ke rokok elektrik (REL), dan peredaran rokok ilegal," kata Nirwala kepada awak media di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis, 14 September 2023.

img_title Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 2,2 Juta Rokok Ilegal, Nilainya Capai Rp3,4 Miliar

Iustrasi Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Photo :

Dia menjelaskan, dalam APBN 2023 target penerimaan CHT adalah sebesar Rp 232,5 triliun. Hal itu setara dengan 94,7 persen dari target penerimaan cukai, yang mencapai sebesar Rp 245,5 triliun.

img_title Bea Cukai Beberkan Kronologi Penyelundupan Ekstasi 26 Kg oleh Pilot Asal Malaysia

Sementara, berdasarkan pada proyeksi laporan semester I-2023, penerimaan CHT diperkirakan hanya akan mencapai Rp 218,1 triliun, atau sekitar 93,8 persen dari target yang telah ditetapkan. Di sisi lain, realisasi penerimaan negara dari CHT hingga akhir Agustus 2023, tercatat baru mencapai Rp 126,8 triliun atau setara dengan 54,53 persen dari target APBN. 

"Downtrading dari rokok golongan I ke rokok golongan II menjadi fenomena yang paling kentara dalam hal ini," ujar Nirwala.

Dia menambahkan, dampak dari kebijakan yang menyebabkan kenaikan tarif CHT pada tahun-tahun sebelumnya, nyatanya telah membawa imbas yang cukup signifikan pada harga rokok di level masyarakat. 

"Sehingga banyak dari masyarakat yang pada akhirnya memilih untuk membeli rokok dengan harga yang lebih murah, ketimbang rokok yang sebelumnya biasa mereka konsumsi," ujarnya.

Tersangka MSBO, seorang pilot WNA yang ditangkap atas dugaan menjadi kurir ekstasi 25 kilogram menuju Indonesia

Terlihat Tenang Saat Ditangkap, Pilot Malaysia Airlines Langsung Tutupi Wajah Ketika 70 Ribu Ekstasi Diperiksa

Wajah kopilot Malaysia Airlines, Mohd Saufi bin Othman, sempat berubah drastis saat petugas Bea Cukai Soekarno-Hatta menguji pil yang diduga diselundupkannya.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut