Realisasi Belanja Negara Turun, Sri Mulyani Beberkan Penyebabnya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
Sumber :
  • VoxPop/Anisa Aulia

Jakarta – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati membeberkan, penyebab anjloknya belanja Pemerintah hingga Desember 2023. Sebab, realisasi belanja negara tercatat sebesar Rp 2.588 triliun atau turun 4,1 persen dari periode yang sama tahun 2022.

img_title Mau Berburu Promo Kemerdekaan 2026? Ikuti 7 Cara Ini agar Tak Boros

Sri Mulyani menjelaskan, penyebab anjloknya belanja negara ini bukan disebabkan oleh belanja Kementerian dan Lembaga (K/L). Tetapi berasal dari belanja subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).

"Penyebabnya ini bukan karena belanja K/L tapi karena subsidi BBM sebab harga minyak turun atau lebih rendah dari harga asumsi," ujar Sri Mulyani di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat, 15 Desember 2023.

img_title Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati

Photo :
  • VoxPop/Anisa Aulia

Adapun untuk belanja non K/L yang di dalamnya termasuk belanja subsidi BBM, baru terealisasi sebesar 71,8 persen dari target atau di angka Rp 894,3 triliun.

img_title Namanya Kerap Masuk ke Bursa Calon Gubernur BI, Purbaya Ngaku Sudah Bersyukur Jadi Menkeu

Untuk asumsi harga minyak mentah pada APBN 2023 ada di kisaran US$90 per barel. Sementara berdasarkan data di Kementerian ESDM, harga minyak per November 2023 sebesar U$79,63 per barel.

Menurut Sri Mulyani, realisasi belanja non K/L akan terus meningkat di sisa Desember 2023. Hal ini sejalan dengan pembayaran berbagai program termasuk subsidi dan kompensasi.

Di sisi lain, belanja pemerintah pusat tercatat 94,5 persen menjadi Rp 946 triliun. Angka Ini tumbuh positif 0,4 persen dipengaruhi oleh dukungan persiapan pelaksanaan Pemilu, pembangunan IKN, percepatan penyelesaian infrastruktur prioritas, serta penyaluran bantuan sosial.

Ilustrasi Pabrik Toyota

Pemerintah Rayu Toyota Pindahkan Basis Produksi dari Thailand ke Indonesia, Siap Beri Insentif

Pemerintah mengajak Toyota memindahkan basis produksi dari Thailand ke Indonesia. Berbagai insentif disiapkan untuk menarik investasi dan memperkuat industri otomotif.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut