Ocistok, Platform Startup E-Commerce RI Lebarkan Sayap Bisnis ke Negeri Tirai Bambu

Ocistok hadir di event 1688, anak perusahaan terbesar Alibaba
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta – Pertumbuhan startup atau perusahaan rintisan di Indonesia cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kini ada startup yang telah 'naik kelas' hingga terdengar sampai ke Negeri Tirai Bambu.

img_title 10 Game Mobile Gratis yang Terus Berkembang Lewat Update Besar, Alasan Pemain Tetap Setia Bertahun-tahun

Salah satu startup tersebut adalah Ocistok, platform E-Commerce Business to Business (B2B). Ocistok diundang resmi untuk menghadiri event di Yiwu China bertajuk 'Top Companies Startup Marketplace' yang bekerja sama dengan 1688, anak perusahaan terbesar Alibaba. Ocistok jadi perwakilan yang ditunjuk langsung sebagai perusahaan startup representative oleh 1688.

"Seiring dengan perkembangan perusahaan, Ocistok berperan membantu para pelaku bisnis dengan jasa impor yang terkoneksi langsung dengan sumber tangan pertama yang selalu menyediakan produk anti perang harga untuk dijual guna mendapatkan keuntungan," ujar Chief Executive Officer (CEO) Ocistok, Aris Akbar dikutip dalam keterangan resmi, Selasa, 9 Januari 2024.

img_title Lindungi Industri Dalam Negeri, Pemerintah Diminta Wajibkan Importir Garam Serap Produksi Lokal

E-commerce.

Photo :
  • Unsplash

Ia mengatakan, keberhasilan ini membuktikan bahwa perusahaan startup yang terpercaya mampu berkontribusi dengan baik hingga berskala internasional dengan manajemen tim yang baik, hingga hadir di event terbesar 1688.

img_title Tekan Impor, Mentan Amran Gandeng Akademisi Kembangkan Benih Kedelai Unggul

Seperti diketahui, 1688 adalah marketplace asal Tiongkok yang populer dan terkenal dengan harga yang ramah di kantong  mengadakan event 'Bagaimana Pebisnis Bisa Membantu Masyarakat Untuk Membuka Bisnis Dengn Cara Mendapatkan Produk yang Murah serta Berkualitas'.

Ocistok disebut diundang karena jadi startup yang memiliki potensi besar dalam hal teknologi. Khususnya, sistem jasa impor berbasis Apps yang sangat membantu proses impor.

“Kita sangat bangga sekali dapat diundang di sini, karena kita satu satunya perusahaan asal Indonesia yang mendapatkan kesempatan bertemu langsung dengan para petinggi-petinggi di 1688,” Ujar Kevin Pratama, salah satu perwakilan dari Ocistok.

Kapal pengangkut peti kemas di Terminal Peti kemas Bitung, Sulawei Utara

Impor RI Meroket 34,27 Persen hingga US$25,9 Miliar di Juni 2026, Ini Biang Keroknya

Tercatat impor Juni 2026 mencapai US$25,91 miliar atau naik 34,27 persen (yoy), dibandingkan dengan ekspor yang hanya mencapai US$25,46 miliar atau naik 8,84 persen (yoy)

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut