Bunga KPR Subsidi Dipastikan Tak Terpengaruh Kenaikan BI Rate

Foto udara perumahan bersubsidi di Bogor, Jawa Barat.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya

Gunungkidul – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis points menjadi 6,25 persen dipastikan tidak mempengaruhi suku bunga Kredit Perumahan Rakyat (KPR) bersubsidi.

img_title Danantara Housing Expo 2026 Tawarkan Promo Spesial KPR dengan DP Mulai 1 %

Direktur Keuangan & Operasional PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) Persero, Bonai Subiakto memastikan, bunga KPR bersubsidi masih sebesar 5 persen, sehingga angkanya pun menjadi cukup jauh di bawah BI Rate.

"Meskipun ada kenaikan suku bunga (BI Rate), untuk KPR subsidi tetap 5 persen FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan)," kata Bonai dalam acara diskusi di kawasan Gunung Kidul, Yogyakarta, Kamis, 2 Mei 2024.

img_title Tenor KPR 40 Tahun Bagi MBR Harus Diberikan di Usia Produktif, Indef Ungkap Risikonya

Foto udara pembangunan rumah bersubsidi.

Photo :
  • Muhammad Solihin

Bonai menegaskan bahwa tingkat bunga dari program KPR bersubsidi tersebut, masih sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah dan yang berlaku saat ini.

img_title Akad Massal KPR 62.000 Rumah Subsidi, BTN Jadi Penyalur Terbesar

Dia memastikan, penyaluran pembiayaan KPR FLPP yang digarap PT SMF pun masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Target itu yakni sebanyak 166.000 unit rumah bersubsidi, yang dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Target untuk pembiayaan perumahan khusus program KPR subsidi sebagaimana dicanangkan pemerintah untuk 2024 ini 166.000 sampai akhir tahun," ujar Bonai.

Selain itu, Bonai menambahkan bahwa kenaikan BI Rate itu tak akan memengaruhi kinerja keuangan PT SMF. Karena meskipun ada selisih bunga KPR bersubsidi dengan BI Rate, menurutnya PT SMF tidak langsung terdampak karenanya.

Sebab, Bonai mengatakan bahwa PT SMF bergerak dalam pembiayaan sekunder, atau secondary mortgage facility. Sehingga dampak kenaikan BI Rate khususnya terhadap suku bunga pembiayaan perumahan KPR tidak akan terlalu terasa.

"Karena kami lembaga pembiayaan sekunder, biasanya impact enggak langsung kalau dilihat berdasarkan historis. Jadi (dampak BI rate) ini akan dialami oleh teman-teman di pembiayaan primer," ujarnya.

Rumah cluster terjangkau dan subsidi yang ditawarkan Perumnas.

Milenial dan Gen Z Banyak yang Ambil Rumah Subsidi, BP Tapera Ungkap Alasannya

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mengungkapkan pertumbuhan keluarga muda menjadi pendorong utama permintaan rumah subsidi meningkat pada saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut