Pengangguran RI Turun karena Ada Rekrutmen PPPK hingga Petugas KPPS Pemilu

Petugas KPPS di TPS Valentine, Denpasar
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Maha Liarosh (Bali)

Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, rekrutmen besar-besaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan suara (KPPS), mampu menyerap tenaga kerja Indonesia per Februari 2024. 

img_title Anjlok 2,15 Persen, BPS Catat Jumlah Wisatawan Mancanegara Cuma 1,39 Juta Kunjungan di Juni 2026

Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, administrasi pemerintahan pada Februari menyerap tenaga kerja cukup tinggi sebanyak 0,76 juta atau 760 ribu orang. 

"Kalau kita lihat memang administrasi pemerintah pada Februari 2024 menyerap tenaga kerja yang cukup tinggi 0,76 juta," kata Amalia dalam konferensi pers Senin, 6 Mei 2024.

img_title BPS Pede Produksi Padi dan Jagung di Semester I-2026 Bakal Meningkat, Simak Proyeksinya

Petugas KPPS melakukan penghitungan suara Pilpres di TPS 002 Selong, Kebayoran Baru, Jakarta

Photo :
  • ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Amalia menjelaskan, penyerapan tenaga kerja itu disebabkan Pemerintah pada awal 2024 sudah mengangkat ratusan PPPK. Dan dari adanya Pemilu juga telah menyerap banyak tenaga kerja.  

img_title Ekspor Juni 2026 Capai US$25,46 Miliar, BPS Ungkap Komoditas Pendorongnya

"Penjelasannya adalah pemerintah telah menargetkan untuk mengangkat 1 juta PPPK di 2023. Pada awal 2024 sudah ada ratusan ribu PPPK yang diangkat di berbagai sektor. Selain itu, Pemilu juga telah menyerap banyak tenaga kerja sebagai petugas KPPS, dan secara konsep KPPS masuk pada administrasi Pemerintahan," jelasnya. 

Selain itu, BPS mencatat orang yang menganggur di RI sebanyak 7,20 juta orang pada Februari 2024. Jumlah ini setara dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,82 persen. 

Amalia menuturkan, jumlah orang yang menganggur ini tercatat lebih rendah dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang sebanyak 7,99 juta orang. Bahkan lebih rendah dibandingkan dengan sebelum pandemi COVID-19, di mana pada Februari 2020 sebesar 4,94 persen.

"Pada Februari 2024 terdapat 7,20 juta pengangguran, atau setara dengan tingkat pengangguran terbuka sebesar 4,82 persen," terangnya.

PPPK 2022

Photo :
  • https://prsoloraya.pikiran-rakyat.com/pendidikan/pr-1114037610/begini-tahapan-pppk-2022-kemenpan-rb-honorer-siapkan-diri

Dia menjelaskan, penurunan tingkat pengangguran terbuka ini terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan. Berdasarkan data paparannya, pada Februari 2024 TPT perempuan sebesar 4,60 persen dan laki-laki 4,96 persen. Angka ini lebih rendah dibandingkan Februari 2023, yang mana TPT perempuan sebesar 4,86 persen, serta laki-laki 5,83 persen. 

"Penurunan tingkat pengangguran terbuka ini konsisten terjadi baik pada penduduk laki-laki maupun perempuan, dan juga di wilayah perkotaan maupun pedesaan seluruhnya sudah lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi atau di bulan Februari 2020," jelasnya. 

Inflasi terkendali, stabilitas ekonomi tetap terjaga

Inflasi Tahunan di Jakarta Periode Juli 2026 Capai 2,5%, BPS Ungkap Faktor Penyebabnya

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat inflasi tahunan Jakarta pada Juli 2026 sebesar 2,5 persen, didorong oleh kelompok transportasi yang mengalami inflasi.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut