Bos LPS Ungkap Tabungan Valas Turun gegara Banyak Orang Ambil Keuntungan 

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • VoxPop/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta -  Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah belakangan ini sejalan dengan penurunan tabungan dalam bentuk valuta asing atau valas.

img_title Harga Emas Hari Ini 5 Agustus 2026: Antam Lanjut Merosot, Produk Global Bervariasi

Adapun nilai tukar rupiah di pasar spot melemah pada perdagangan Selasa, 21 Mei 2024. Kondisi rupiah melemah sebesar 18 poin atau 0,11 persen ke posisi Rp 16.038 per dolar AS.

"Kalau kita lihat pembagian, yang valasnya tumbuh paling besar itu tabungan di atas Rp5 miliar. Kalau tabungan di antara Rp100 juta hingga Rp2 miliar itu pertumbuhannya negatif," kata Purbaya dalam konferensi pers di kantornya Selasa, 28 Mei 2024.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Rupiah melemah terhadap dolar AS.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa

Purbaya menuturkan, untuk simpanan valas antara Rp200 juta hingga Rp500 juta terkontraksi paling dalam atau turun 13 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

img_title Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Kemudian, tabungan Rp200 juta hingga Rp1 miliar konsisten mengalami kontraksi terus menerus sejak bulan Januari hingga April 2024.

"Untuk tabungan valas di bawah Rp100 juta juga mengalami kontraksi 4,57 persen yoy. Penurunan ini juga telah terjadi dalam beberapa bulan terakhir," jelas Purbaya

Purbaya menambahkan, tren menurunnya tabungan valas disebabkan oleh adanya masyarakat yang mengambil keuntungan atau take profit di tengah melemahnya rupiah.

"Jadi, mungkin mereka sebagian take profit atau perlu dana tambahan untuk kegiatan mereka," ujarnya.

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Rupiah Menguat ke Rp 17.913 usai Rilis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II-2026 Sebesar 5,29 Persen

Hingga pukul 09.03 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.913 per dolar AS. Posisi itu menguat 20 poin atau 0,11 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 17.933 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut