KPC dan Arutmin Ubah Rencana Hilirisasi Batu Bara, ESDM Siapkan Aturan Lebih Fleksibel

[dok. Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Lana Saria]
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyetujui rencana pengembangan 5 proyek hilirisasi batu bara, yang dimiliki oleh para pemegang Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) generasi pertama yang telah menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

img_title Laba BUMI Melonjak 188 Persen, Emiten Bakrie-Salim Raup Untung US$58,85 Juta pada Semester I-2026

Staf Ahli Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam Kementerian ESDM, Lana Saria mengatakan, kelimanya yakni PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia (Bakrie Group), PT Adaro Indonesia, PT Multi Harapan Utama, serta PT Kideco Jaya Agung.

Meski demikian, Lana menjelaskan bahwa dalam proses penyusunan aturannya, terdapat perubahan rencana pengembangan proyek hilirisasi yang dilakukan beberapa perusahaan dengan pertimbangan ekonomis.

img_title Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Dahsyat di Jepang Bertambah Jadi 38 Orang

Misalnya seperti yang dilakukan oleh KPC dan Arutmin, yang merevisi rencana pengembangan proyek hilirisasinya dari sebelumnya gasifikasi untuk metanol menjadi amonia.

Safety Briefing sudah menjadi budaya kerja di KPC dan Arutmin (anak usaha Bumi Resources).

Photo :
  • Dok. BUMI
img_title Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

"Ada beberapa yang di dalam perencanaannya akan berganti, misalnya dari perencanaan hilirisasi gasifikasi untuk metanol yang akan berubah menjadi amonia," kata Lana dalam diskusi bertajuk 'Masa Depan Industri Batubara di Tengah Tren Transisi Energi', dikutip Jumat, 14 Juni 2024.

Lana memastikan, saat ini pemerintah tengah menyusun aturan yang akan memberikan ruang bagi kemungkinan pengembangan hilirisasi batu bara, agar bisa lebih fleksibel terhadap perubahan rencana pengembangan hilirisasi semacam itu.

Lokasi PT Arutmin Indonesia site Asamasam, anak perusahaan PT Bumi Resources Tbk

Photo :
  • Dok. BUMI

"Sebab dalam aturannya belum membuka ruang untuk bisa merevisi rencana tersebut. Karenanya, pemerintah pun juga berupaya untuk melengkapi peraturan itu supaya lebih fleksibel," ujar Lana.

Dia, menekankan, selama perubahan rencana hilirisasi itu bertujuan untuk menghasilkan produk yang lebih bernilai tambah dan bermanfaat, maka pemerintah dipastikan akan mendukung hal tersebut. Sebab, pemerintah tengah berupaya supaya proyek tersebut tidak mandek atau jalan di tempat.

"Karenanya, di dalam PKP2B generasi pertama pada lima perusahaan yang proposalnya sudah disetujui itu, adalah supaya proses yang dilakukan tidak jalan di tempat," ujarnya.

Ilustrasi Batu Bara

Bahlil Pangkas Harga Acuan Batu Bara Jadi US$124,44 Per Ton, Catat Rinciannya

Bahlil menurunkan Harga Batubara Acuan (HBA) menjadi sebesar US$124,44 per ton untuk batu bara kalori tinggi, bagi penjualan batu bara pada periode pertama Agustus 2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut