Bahlil Pangkas Harga Acuan Batu Bara Jadi US$124,44 Per Ton, Catat Rinciannya
- Dok. SGER
Jakarta, VoxPop – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menurunkan Harga Batubara Acuan (HBA) menjadi US$ 124,44 per ton untuk batu bara kalori tinggi, bagi penjualan batu bara periode pertama Agustus 2026.
Hal itu sebagaimana termaktub di dalam diktum kedua dari Keputusan Menteri ESDM Nomor 312.K/MB.01/MEM.B/2026.
"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Pertama Bulan Agustus Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," sebagai dikutip beleid tersebut, Senin, 3 Agustus 2026.
Ilustrasi batu bara.
- VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Aturan tersebut menjelaskan bahwa harga acuan penjualan batu bara Indonesia bervariasi berdasarkan nilai kalori yang dihasilkan, yang dihitung dalam satuan kcal/kg GAR (kilocalorie per kilogram Gross As Received). Di dalamnya, terdapat empat kategori HBA yang diatur.
Pertama yakni HBA untuk batu bara dengan nilai kalori 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Agustus 2026, yang ditetapkan sebesar US$124,44 per ton. Angka ini turun dari HBA periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$131,85 per ton.
Kedua, HBA untuk batu bara dengan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR pada periode pertama Agustus 2026, yang ditetapkan sebesar US$93,27 per ton. Harga ini naik US$3,37 per ton dibandingkan periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$89,90 per ton.
Ketiga, HBA untuk batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II) pada periode pertama Agustus 2026, yang ditetapkan sebesar US$65,48 per ton. Angka ini juga naik dari periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$63,25 per ton.
Terakhir, HBA untuk batu bara dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) pada periode pertama Agustus 2026, yang ditetapkan sebesar US$45,27 per ton. Angka ini naik tipis dari periode kedua Juli 2026 yang dipatok sebesar US$45,08 per ton.
Selain itu, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk periode pertama Agustus 2026, sebesar US$16.646,00 per dmt.
Sementara itu, HMA kobalt ditetapkan sebesar US$55.875,67 per dmt, timbal US$1.839,20 per dmt, seng US$3.588,80 per dmt, aluminium US$3.159,03 per dmt, tembaga US$13.512,87 per dmt, dan emas sebagai mineral ikutan US$4.072,12 per dmt.
