6 Ciri-ciri Kelas Menengah, Apakah Kamu Termasuk?
- Freepik
Melansir Education Data Initiative, utang akibat biaya pendidikan rata-rata mencapai US$37.650 pada tahun 2023. Nilai tersebut naik US$11 ribu dari tahun 2007. Dampaknya utang yang dimiliki keluarga untuk membiayai pendidikan anaknya semakin sulit untuk membangun kekayaan dan meningkatkan status sosial ekonomi.
3. Pekerjaan
Ilustrasi Pekerja
- Pixabay/Saweang
Kriteria seseorang dapat dianggap sebagai kelas menengah dapat dapat dilihat dari jenis pekerjaan. Menurut Pew, beberapa industri dengan jumlah pekerja berpendapatan menengah terbesar antara lain militer, administrasi publik, manufaktur, konstruksi, pendidikan, transportasi, pergudangan dan utilitas.
Lebih lanjut, pekerjaan di dalam ruangan serta memerlukan gelar tingkat lanjut jadi indikator seseorang berada sebagai kalangan kelas menengah. Profesi ini lebih mengandalkan 'kerja cerdas'.
Daripada jenis pekerjaan yang menuntut 'kerja keras' menggunakan fisik. Pekerjaan tersebut juga memberikan tunjangan dan fasilitas tambahan seperti asuransi kesehatan dan pensiun.
4. Kepemilikan Rumah
Kepemilikan rumah peibadi jadi salah satu penanda kehidupan kelas menengah. Namun, indikator ini semakin sulit untuk dicapai karena harga properti yang terus melejit dari tahun ke tahun.
Dilansir CEIC DATA, laporan pertumbuhan harga rumah di tanah sekitar 1,9 persen pada 2024. Dari berbagai sumber, harga hunian di Jakarta menyentuh nominal Rp 1 miliar.
Selain permintaan yang terus meningkat sehingga harga rumah 'menggila', faktor lain adalah bunga hipotek kian melambung serta inflasi.
5. Jumlah Tabungan
Ilustrasi tabungan yang bisa dikumpilkan dari kebiasaan frugal living
Menurut Pew, kelas menengah mempunyai minimal tabungan senilai USD 18 ribu sitara Rp 293,08 juta. Ekonom dan konsultan keuangan pribadi, Sylvia Porter, mengungkapkan setidaknya keluarga atau individu memiliki dana darurat sejumah dua kali pendapatan bulanan.
Tujuannya supaya terhindar dari risiko krisis uang, kehilangan pekerjaan secara mendadak, dan pengeluaran yang membengkak secara tiba-tiba. Situasi tersebut jelas dapat mempengaruhi kondisi keuangan jadi tidak stabil yang berimbas mempersulit menjalani hidup di kemudian hari.
6. Dana Pensiun
Ilustrasi Lansia Bahagia
- Freepik
Direktur Researcher National Institute on Retirement Security (NIRS), Tyler Bond, mengatakan kepemilikan dana pensiun atau jaminan sosial hari tua dapat menjadi indikator seseorang berada di kelas menengah. Jumlahnya sekitar 36 persen yang harus disisihkan dari pendapatan. Namun, nominal tersebut umumnya disponsori perusahaan.
