Pakar Ungkap Fakta soal BPA yang Kerap Hantui Industri Air Minum Kemasan

BPA (Bisphenol A).
Sumber :
  • NPR

"Tentunya penelitian pada hewan percobaan tersebut berbeda dengan jumlah paparan BPA yang tidak sengaja kita konsumsi sehari-hari," ujarnya.

img_title BPA Kejagung Bentuk Satgas Khusus Lacak Aset Koruptor Kasus Lama

Mendukung kedua pernyataan tersebut Kelompok Studi Polimer yang dimotori oleh para peneliti dan ahli polimer dari ITB, telah merilis hasil penelitian independen uji keamanan dan kualitas air minum pada kemasan galon berbahan polikarbonat, dari berbagai merek ternama di Provinsi Jawa Barat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel air minum dalam kemasan galon yang diuji, terbukti tidak mengandung BPA dan telah sesuai dengan standar dan regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah dan standar internasional, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

img_title KPK Bakal Periksa Pejabat BPOM dan Kemendag Soal Dugaan Aliran Dana Suap Bea Cukai

Tidak hanya di Indonesia, merek-merek air minum di negara lain seperti Arab Saudi, Qatar, Oman, Amerika Serikat, hingga Jepang, juga masih menggunakan kemasan berbahan polikarbonat. Bahkan lembaga US Environmental Protection Agency (EPA), badan independen pemerintah Amerika Serikat yang bertugas untuk urusan perlindungan lingkungan, menetapkan referensi batas aman paparan BPA bagi manusia adalah 50 mikrogram/kg per berat badan per hari.

Air minum dalam kemasan berbahan plastik polikarbonat, sering dituduh mengandung luruhan BPA dan menjadi pemicu berbagai penyakit seperti gangguan hormon, autisme pada anak, kemandulan, hingga kanker. Namun tuduhan ini dibantah oleh sejumlah pakar kesehatan, yang menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian ilmiah yang membuktikan BPA ataupun air minum dalam kemasan yang terbuat dari bahan plastik polikarbonat dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia.

img_title Redam Meroketnya Harga, Bea Masuk Bahan Baku Plastik dan LPG Dibebaskan Pemerintah
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung

Pakar: Jika Tim 9 Gagal, KPK Wajib Ambil Alih Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Pakar hukum pidana Romli Atmasasmita menilai penanganan kasus mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) memerlukan pendekatan hukum yang cermat, objektif.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut