Bank Indonesia Hentikan Layanan JIBOR per 1 Januari 2026, Begini Proses Transisinya ke IndoNIA

Gedung Bank Indonesia (BI).
Sumber :
  • VivaNews/ Nur Farida

Jakarta, VoxPop – Bank Indonesia (BI) akan menghentikan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) sejak tanggal 1 Januari 2026. Hal ini sejalan dengan agenda benchmark rate reform yang telah berjalan di pasar keuangan global, berbagai otoritas, lembaga, dan asosiasi pelaku pasar di berbagai negara. 

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Kepala Departemen Komunikasi BI, Erwin Haryono mengatakan, BI telah menindaklanjuti reformasi penguatan acuan suku bunga, melalui peralihan dari penggunaan Interbank Offered Rate (IBOR) yang bersifat quotation-based, menjadi acuan suku bunga yang lebih kredibel menggunakan acuan transaksi yang terjadi di pasar (transaction-based).

"Menindaklanjuti hal tersebut, Bank Indonesia selaku pengelola (administrator) dari Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) telah menetapkan penghentian secara permanen publikasi JIBOR pada seluruh tenor (tenor 1 minggu, 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan), terhitung sejak tanggal 1 Januari 2026," ujar Erwin dalam keterangannya Jumat, 27 September 2024.

img_title BI Sebut Sinergi Bank Sentral dan Pemerintah Bikin Inflasi Juli 2026 Terjaga

Gedung Bank Indonesia.

Photo :
  • VoxPop/Andry Daud

Erwin menuturkan, penetapan tanggal penghentian publikasi JIBOR tersebut diharapkan akan memberikan kepastian bagi pelaku pasar untuk menggunaan acuan suku bunga rupiah yang berbasis transaksi, yaitu Indonesia Overnight Index Average (IndoNIA). 

img_title Rupiah Balik Melemah ke Rp 18.013 usai Rilis soal Ekspansi PMI Manufaktur dan Deflasi Juli 2026

Dia menuturkan, pengumuman ini akan menjadi rujukan dalam penyesuaian (contractual triggers) penghitungan dan penggunaan fallback untuk kontrak keuangan yang menggunakan JIBOR.

Untuk mendukung pengumuman rencana penghentian publikasi JIBOR ini, NWGBR telah mempublikasikan panduan transisi JIBOR pada hari ini Jumat, 27 September 2024. 

"Panduan Transisi JIBOR bertujuan untuk memberikan pedoman pelaksanaan transisi bagi pelaku pasar serta seluruh stakeholders untuk mendukung kelancaran transisi JIBOR," jelasnya. 

Dalam buku panduan tersebut NWGBR juga merekomendasikan pelaku pasar yang memiliki eksposur JIBOR untuk melakukan empat langkah utama. Pertama penggunaan suku bunga referensi alternatif atau Alternative Reference Rate (ARR) berupa INDONIA dan Compounded IndoNIA pada kontrak keuangan baru secara bertahap sejak 1 Januari 2025.

Tahapan dilakukan dengan rincian untuk tenor overnight sampai dengan 1 minggu dimulai 1 Januari 2025, untuk tenor 1 bulan sampai dengan 3 bulan dimulai 1 April 2025, dan untuk tenor 6 bulan sampai dengan 12 bulan dimulai 1 Juni 2025.

Gedung Bank Indonesia

Photo :
  • Dok. VoxPop.co.id

Kedua membentuk atau melanjutkan tim transisi untuk memastikan kelancaran proses transisi JIBOR. Ketiga agar para pihak memastikan kontrak legacy JIBOR telah memiliki fallback clause language, termasuk melakukan re-papering apabila diperlukan. Keempat mengikuti terus perkembangan domestic benchmark reform.

Sebagai informasi, JIBOR merupakan rata-rata dari suku bunga indikasi pinjaman tanpa agunan yang ditawarkan oleh bank kontributor kepada bank kontributor lain untuk meminjamkan rupiah di Indonesia, untuk tenor di atas overnight.

Sedangkan IndONIA adalah indeks suku bunga atas transaksi pinjam-meminjamkan rupiah tanpa agunan yang dilakukan antarbank untuk jangka waktu overnight di Indonesia.

Ilustrasi HP untuk Warung

3 HP Murah yang Cocok untuk Warung Jualan, Performa Stabil dalam Melayani Transaksi Digital Seharian

Butuh HP murah untuk warung? Simak 3 rekomendasi terbaik 2026 dengan baterai awet, performa stabil, layar lega, dan cocok untuk transaksi QRIS serta operasional harian.

img_title
VoxPop.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut