Jokowi: Pos Lintas Batas Negara Sebagai Wajah Indonesia

Mendagri Tito Karnavian mendampingi Presiden Jokowi meresmikan tujuh PLBN
Sumber :
  • Kemendagri

Nusa Tenggara Timur, VoxPop - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan beberapa Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu di sejumlah wilayah Indonesia, yang dipusatkan di PLBN Terpadu Napan, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu, 2 Oktober 2024.

img_title Kapolri Tegaskan Seluruh Pihak Siap Bekerja Sama Jaga Keamanan HUT ke-81 RI

Selain itu PLBN terpadu yang diresmikan yaitu PLBN Terpadu Serasan di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, PLBN Terpadu Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang Provinsi Kalimantan Barat, PLBN Terpadu Sei Nyamuk di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara, PLBN Terpadu Yetetkun di Kabupaten Bovendigoel Provinsi Papua Selatan, PLBN Terpadu Long Nawang di Kabupaten Malinau Provinsi Kalimantan Utara, dan PLBN Terpadu Labang di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara.

“Perbatasan adalah beranda depan Negara kita Indonesia, yang mewakili wajah negara kita Indonesia, wajah negara kita itu ada di sini ada di PLBN yang kita bangun. Ini merupakan representasi dari kemajuan negara kita, representasi dari kemajuan bangsa kita,” kata Jokowi.

img_title Roy Suryo Janji Tak Ambil Uang Ganti Rugi Rp206 Juta Jika Menang Praperadilan, Disumbangkan ke Panti Asuhan

Mendagri Tito Karnavian mendampingi Presiden Jokowi meresmikan tujuh PLBN

Photo :
  • Kemendagri

Oleh sebab itu, Jokowi telah memerintahkan untuk dibangun semua pos lintas batas negara sejak 10 tahun lalu memimpin. Karena, kata dia, pembangunan PLBN ini upaya untuk menciptakan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terluar Indonesia. Selain berfungsi sebagai zona penyangga pertahanan negara.

img_title Gelar Adat Jokowi Terus Bertambah, Ahmad Ali: Rakyat Mengingat Hasil Kerja

“PLBN juga untuk dapat mengembangkan titik-titik ekonomi baru di kawasan perbatasan,” ujarnya.

Jokowi menyebut pemerintah sudah membangun 15 pos lintas batas negara sejak 2015-2024. Pada periode 2015-2019, sebanyak tujuh PLBN berhasil diselesaikan, sementara delapan PLBN lainnya dibangun pada periode 2020-2024. 

“Tujuh pos lintas batas negara terpadu yang tersebar di Nusa Tenggara Timur, di Kepulauan Riau, di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, di Papua Selatan, dengan total anggaran, total biaya 1,3 triliun rupiah, uang yang tidak sedikit,” ungkapnya.

Sementara, Jokowi mengungkap anggaran yang digunakan untuk membangun beberapa PLBN termasuk PLBN Terpadu Napan di Kabupaten Timur Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, sebesar Rp128 miliar. Sedangkan, PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dengan anggaran Rp145 miliar. 

Selain itu, PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, dibangun dengan biaya Rp224 miliar, sedangkan PLBN Sei Nyamuk dan PLBN Labang, keduanya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, masing-masing menelan biaya Rp248 miliar dan Rp210 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut