Donald Trump Menang Pilpres AS, Gubernur BI Antisipasi Tekanan pada Rupiah

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VoxPop – Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo menyoroti soal Pemilu Amerika Serikat (AS). Sebab hasil suara sementara memenangkan Donald Trump untuk menjadi Presiden AS.

img_title Rupiah Melemah ke Rp 17.931 Seiring Sorotan Lembaga Internasional soal Reformasi Pasar Modal RI

Perry menilai, bila Trump menjadi Presiden AS akan membuat dolar menguat, berlanjutnya perang dagang, hingga suku bunga AS tetap tinggi.

"Kita lihat monitoring hari ini perkembangan Pemilu di AS yang perhitungan sementaranya Trump unggul dan prediksi-prediksi dari pasar," ujar Perry dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR, RI, Rabu, 6 November 2024.

img_title Bank Indonesia Proyeksikan Ekonomi RI Tetap Tumbuh hingga 5,7 Persen pada 2026 Meski Kuartal II Melambat

"Kami juga melihat kemungkinan-kemungkinan akan menyebabkan mata uang dolar akan kuat, suku bunga AS akan tetap tinggi dan tentu saja perang dagang berlanjut," tambahnya.

Donald Trump menyampaikan Pidato usai memenangkan Pilpres AS

Photo :
  • Tangkapan layar
img_title Ekonomi RI Tumbuh 5,29% Kuartal II-2026, BI Pede Sesuai Target hingga Akhir Tahun

Perry mengatakan, hal tersebut nantinya akan berdampak kepada seluruh negara berkembang, termasuk Indonesia. Dia pun memperkirakan nilai tukar rupiah akan mengalami tekanan. 

"Dinamika ini yang akan berdampak ke seluruh negara khususnya emerging market, termasuk Indonesia, yaitu satu tekanan-tekanan terhadap nilai tukar, kedua arus modal, dan ketiga adalah bagaimana ini berpengaruh kepada dinamika ketidakpastian di pasar keuangan," terangnya.

Untuk itu, Perry mengatakan bahwa pihaknya kan mengantisipasi secara hati-hati. Hal ini selaras dengan komitmen Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Ilustrasi hegemoni dolar AS

Photo :
  • vstory

"Ini yang kemudian kita harus merespons secara hati-hati, Bank Indonesia untuk itu terus menyampaikan komitmen kami menjaga stabilitas dan turun dukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, bersinergi erat dengan pemerintah dan KSSK," tegasnya.

Adapun pada pembukaan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot melemah sebesar 100 poin atau 0,63 persen ke posisi Rp 15.848 per dolar AS.

Logo Bank Indonesia di Jakarta

Bank Indonesia Catat Uang Primer Tembus Rp2.254,5 Triliun pada Juli 2026, Tumbuh 17,1 Persen

Bank Indonesia mencatatkan bahwa uang primer mencapai Rp2.254,5 triliun pada Juli 2026 atau tumbuh 17,1 persen secara tahunan, lebih tinggi dibanding Juni.

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut