Ketua ABAC Malaysia Bertemu Ketum Kadin Anindya Bakrie, Ini yang Dibahas

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia, Tan Sri Nazir Razak di Menara Kadin Indonesia, Jakarta
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Jakarta, VoxPop – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia, Tan Sri Nazir Razak di Jakarta pada Kamis, 5 Desember 2024.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sektor keuangan hingga tenaga kerja, yang diharapkan membawa kebaikan, bukan hanya bagi kedua negara tapi juga ASEAN secara keseluruhan.

"Beliau (Tan Sri) bicara mengenai banyak hal. Pertama, mengenai finance atau keuangan, bagaimana kita bisa berkolaborasi lebih baik. Yang kedua tenaga kerja, dimana kita bisa saling bertukar untuk kebaikan bersama di dalam ASEAN," kata Anindya kepada wartawan.

img_title PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie melakukan pertemuan dengan Ketua ASEAN Business Advisory Council (BAC) Malaysia, Tan Sri Nazir Razak di Menara Kadin Indonesia, Jakarta

Photo :
  • VoxPop.co.id/Natania Longdong

Anindya juga menjelaskan pertemuan itu menjadi momen penting, mengingat ASEAN merupakan kawasan ekonomi yang besar. Menurutnya kerja sama tersebut dapat meningkatkan integrasi ekonomi kawasan ke depan.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 18.008, Pasar Cermati Indikator Ekonomi dari Inflasi hingga Neraca Dagang

"Karena ASEAN merupakan kawasan ekonomi yang luar biasa besarnya, bisa dibayangkan jumlah penduduknya ada 670-an juta, PDB-nya 3,5 triliun dolar AS, dan trade-nya, Foreign Direct Investment (FDI) juga banyak 250 miliar dolar AS. Jadi ini benar-benar kawasan yang penting," ujarnya.

Dia menyebut, banyak program-program yang menarik seperti program Carbon Market Excellence yang dimulai dengan Indonesia, kemudian Digital Trade, AI, dan sustainability

"Jadi banyak sekali (peluang kerja sama), tapi yang paling penting adalah kalau Malaysia sukses, ASEAN sukses, dan tentu Indonesia sebagai bagian dari ASEAN akan mendukung penuh," tuturnya.

Konferensi Pers KSSK

Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuartal II-2026 Takkan Jauh dari 5,4 Persen, Ini Faktornya

Purbaya memproyeksi bahwa pertumbuhan ekonomi nasional kuartal II-2026, akan tumbuh di kisaran 5,4-5,6 persen akibat banyaknya tekanan dari faktor eksternal global.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut