Ekosistem Toko Kelontong SRC Catat 250 Ribu Anggota, Kemenko PMK: Tingkatkan Ekonomi Keluarga
- Dokumentasi SRC.
Jakarta, VoxPop – Program Sampoerna Retail Community (SRC) menegaskan komitmennya pada pemberdayaan toko kelontong melalui pelatihan, pendampingan, serta peningkatan digitalisasi ritel. Program ini telah membantu lebih dari 250.000 toko kelontong yang tersebar di seluruh Indonesia untuk tumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Atas dasar tersebut, SRC meraih penghargaan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) atas kontribusinya dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.
Penghargaan bertajuk ‘Kemandirian Ekonomi Keluarga Melalui UMKM dan Digitalisasi Ritel’ ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran SRC dalam mendukung pemilik toko mengembangkan usaha yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat sekitar.
Asisten Deputi Ketahanan Keluarga dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Mustikorini Indrijatiningrum, menekankan pentingnya keluarga sebagai fondasi pembangunan nasional.
"Keluarga merupakan pilar utama pada pembangunan nasional sehingga pada RPJPN 2025–2045 telah dirancang berbagai program untuk mendukung ketahanan keluarga. Masing-masing narasumber hari ini memiliki aksi sendiri dalam meningkatkan ketahanan keluarga," ujar Mustikorini dalam Talkshow bertajuk “Kesehatan Mental dalam Mendukung Ketangguhan Keluarga” yang digelar di Jakarta, dikutip, Sabtu 21 Juni 2025.
SRC bina UMKM [Dok. Humas Sampoerna Retail Community]
- VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), Mustikorini menyebut bahwa pasca pandemi, angka perceraian sempat meningkat. Dari empat pernikahan, satu di antaranya berujung perceraian, yang menunjukkan lemahnya ketahanan keluarga.
"Pada saat kami monitoring di daerah, apabila dikorek, diperdalam lagi, itu terkait dengan masalah ekonomi keluarga. Untuk meningkatkan ekonomi keluarga, kami tidak bisa sendirian," tambahnya.
Asisten Deputi Peningkatan Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK, Linda Restaningrum, menyoroti pentingnya peran komunitas dalam mendukung kesehatan mental keluarga.
"Kami sangat berharap komunitas-komunitas dapat melakukan edukasi (terkait kesehatan mental) untuk bisa mendeteksi dini dari keluarga sehingga penanganannya akan lebih cepat,” jelasnya.
Salah satu bukti nyata keberhasilan SRC ditunjukkan oleh Maryati, pemilik Toko SRC Maryati dari Kabupaten Tangerang, yang menjadi pembicara dalam talkshow tersebut. Ia memulai usaha sejak tahun 1992 demi membantu perekonomian keluarga sekaligus tetap hadir untuk anggota keluarganya dengan membuka toko.
