Pegawai Kemenkeu Berkurang hingga 979 Orang, Sri Mulyani Ungkap Penyebabnya

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, Kementerian Keuangan telah melakukan pengurangan pegawai hingga mencapai 979 orang, atau menyusut sebanyak 1,26 persen.

img_title Pelaku Kasus Penipuan Berkedok Investasi Senilai Rp 7,8 Miliar Diringkus

Dalam rapat kerja antara Komisi XI DPR bersama Menteri Keuangan itu, Sri Mulyani menjelaskan bahwa pengurangan itu merupakan hasil dari penerapan kebijakan negative growth dalam program dukungan manajemen, yang dilakukan terhadap aspek Sumber Daya Manusia (SDM).

"Sehingga jumlah SDM di Kemenkeu mengalami penurunan hampir 1.000 orang, meskipun tugasnya dan volume APBN justru naik," kata Sri Mulyani dalam raker bersama Komisi XI DPR, Selasa, 22 Juli 2025.

img_title Menteri PU Bantah Ada Pegawai yang Meninggal Imbas Izin Cuti Tak Disetujui: Superhoaks!

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Selain itu, penerapan digitalisasi dan aplikasi pada berbagai aspek pekerjaan di Kemenkeu, seperti misalnya dalam hal perjalanan dinas dan berbagai program lainnya, diakui Sri Mulyani juga turut menjadi latar belakang dilakukannya pengurangan pegawai tersebut.

img_title MenPANRB Buka Peluang Rekrutmen CPNS 2026, Jadwal dan Formasi Masih Dihitung Bersama Kemenkeu

"Saat ini kita juga sudah menggunakan banyak teknologi digital dengan membangun aplikasi, baik untuk (kebutuhan) perjalanan dinas, HR, maupun berbagai program lainnya," ujarnya.

Kemudian, lanjut Sri Mulyani, program dukungan manajemen lainnya juga mencakup penyaluran Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) bagi 2,2 juta usaha mikro, dengan capaian sebesar Rp 8 triliun. Lalu ada pula penyaluran beasiswa dokter spesialis bagi 2.020 orang, serta upaya pengembangan super Apps Kemenkeu.

Selanjutnya, Menkeu juga melaporkan soal kinerja positif Kemenkeu di sepanjang tahun 2024 lalu. Dimana pendapatan operasional tercatat tumbuh 2,87 persen mencapai Rp 2.162,5 triliun, sehingga mengalami surplus kenaikan sebesar 1,87 persen.

[Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati beserta jajarannya, dalam Konferensi Pers APBN KiTa bulan Januari dan Februari 2025 di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025]

Photo :
  • VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Menkeu menjelaskan, capaian positif itu merupakan hasil pengumpulan seluruh pendapatan dan belanja, sehingga terciptalah surplus sebesar Rp 2.162 triliun. Meskipun, posisi ekuitas yang sebesar Rp 201,1 triliun tercatat mengalami penurunan mencapai 14,28 persen.

"Namun aset kita berhasil tumbuh 43,46 persen dari peningkatan investasi jangka pendek, dari BLU yaitu Rp 8,1 triliun, dan peningkatan aset tetap sebesar Rp 1,1 triliun," ujarnya.

Seorang karyawan di Perusahaan Koperasi Simpan Pinjam di Kabupaten Tangerang diduga jadi korban aksi penyekapan

Mau Resign, Pegawai Koperasi Simpan Pinjam di Tangerang Diduga Disekap dan Dianaya Bosnya

Korban menyampaikan kepada bosnya mengundurkan diri dan mengembalikan aset. Namun saat itu bosnya tidak langsung menerima, melainkan orangnya disekap dan dianiaya.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut