Bank Digital Bidik 30 Juta UMKM yang Belum Terhubung Perbankan
- Istimewa
Pengelolaan arus kas juga menjadi perhatian. Superbank menghadirkan fitur Saku, yang memungkinkan nasabah membuat hingga delapan rekening terpisah dengan bunga hingga 5 persen per tahun.
Seluruh transaksi tercatat secara real time sehingga memudahkan pemantauan keuangan. Integrasi dengan platform seperti Grab juga memungkinkan pencairan dana dua kali sehari, disertai akses ke berbagai pelatihan literasi keuangan.
Untuk kebutuhan pembiayaan, bank digital seperti Superbank menawarkan solusi pinjaman yang mudah diakses tanpa syarat jaminan atau riwayat kredit. Produk Pinjaman Atur Sendiri (PAS) memberikan limit hingga Rp30 juta, tenor fleksibel, bebas biaya administrasi, dan pencairan dana yang cepat, sehingga UMKM dapat memperoleh modal produktif dengan lebih mudah dan aman.
Tak hanya itu, bank dengan layanan digital juga bersaing menawarkan bunga simpanan yang kompetitif. Superbank memberikan bunga 5 persen per tahun untuk tabungan utama, hingga 10 persen untuk tabungan harian otomatis Celengan by Superbank, dan bunga 7,5 persen per tahun untuk produk deposito dengan tenor mulai satu bulan.
Dengan rangkaian layanan ini, bank digital diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi UMKM untuk mencapai kemandirian finansial. Ke depan, perluasan akses perbankan dan peningkatan literasi keuangan akan menjadi kunci agar lebih banyak pelaku usaha kecil mampu berkembang di tengah persaingan ekonomi digital yang semakin dinamis.
