PT KAI Bukukan Laba Bersih Rp 1,18 Triliun di Semester I-2025

[Humas Komisi VI DPR RI]
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Jakarta, VoxPop – Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, melaporkan laba bersih semester I-2025 sebesar Rp 1,18 triliun, atau naik 8 persen secara year-on-year (yoy) dibandingkan semester I-2024 yang sebesar Rp 1,10 triliun.

img_title BPS Pede Produksi Padi dan Jagung di Semester I-2026 Bakal Meningkat, Simak Proyeksinya

"Laba bersih semester I tahun ini sekitar Rp 1,18 triliun, naik 8 persen dibanding dengan semester I-2024," kata Bobby dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VI DPR RI di DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Agustus 2025.

Dia menambahkan, pendapatan di semester I-2025 mencapai sebesar Rp 16,83 triliun, atau naik 2 persen dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 16,58 triliun.

img_title Tumbuh 23 Persen, MPMX Bukukan Laba Bersih Konsolidasian Rp 336 Miliar di Semester I-2026

"Untuk semester I-2025z dari sisi pendapatan kami itu naik 2 persen dibanding dengan pendapatan semester I 2024," ujar Bobby.

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin

Photo :
  • [Istimewa]
img_title Samudera Indonesia Cetak Laba Bersih US$32,52 Juta di Semester I-2026

Sementara untuk EBITDA pada semester I-2025, tercatat mencapai Rp 4 triliun atau naik signifikan 18 persen (yoy) dibandingkan dengan semester I-2024 yang sebesar Rp 3,45 triliun.

Selanjutnya dari sisi kontribusi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), PT KAI berhasil menyetor sebesar Rp 900 miliar ke kas negara pada semester I-2025.

Karenanya, Bobby pun mengaku optimistis bahwa PT KAI akan dapat melampaui angka PNBP tersebut pada 4,5 bulan ke depan.

"Kita masih punya 4,5 bulan ke depan untuk melampaui itu. Dan kalau kita lihat juga untuk yang pajaknya itu sekitar Rp3,5 triliun," ujarnya.

Kereta milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) [Humas PT KAI]

Photo :
  • VoxPop.co.id/Mohammad Yudha Prasetya

Diketahui, sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, moda transportasi kereta api bisa menjadi salah satu kunci penting dalam misi pencapaian nol emisi nasional pada 2060.

Berdasarkan kajian Asian Transport Outlook 2024, sektor perkeretaapian hampir tidak memberikan kontribusi pada emisi CO2 nasional. Sebaliknya, transportasi jalan menyumbang 89,7 persen, transportasi laut 5,5 persen, dan transportasi udara sebesar 4,8 persen. (Ant).

Anggito Abimanyu.

Likuidasi 7 BPR/BPRS Rampung di Semester I-2026, Bos LPS: 18 Masih dalam Proses

Bos LPS, Anggito mengaku, pihaknya telah menyelesaikan likuidasi 7 Bank Perekonomian Rakyat (BPR)/Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) di sepanjang semester I-2026.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut