Purbaya Ungkap Sebab Krisis Moneter 1997-1998, Ungkit Ekonomi Era SBY & Jokowi
- [tangkapan layar]
"Kalau kita melahirkan kebijakan kacau, yang keluar adalah setan-setannya dari kebijakan itu. Bunga yang tinggi menghancurkan sektor riil. Uang yang banyak, dipakai untuk menyerang nilai tukar rupiah kita. Jadi tanpa sadar waktu itu kita membiayai kehancuran ekonomi kita sendiri," kata Purbaya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa kekacauan yang terjadi bukan disebabkan karena kelalaian para ekonom Indonesia pada kala itu. Melainkan karena saat itu Indonesia memang belum pernah menghadapi kondisi seperti yang terjadi di AS pada masa 1930-an silam.
"Jadi saat itu kita belum tahu seperti apa kondisinya, dan saya simpulkan kesalahan kita di situ," ujarnya.
Hingga akhirnya, perbaikan ekonomi nasional perlahan mulai kembali dirintis sejak era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan dilanjutkan oleh pemerintahan Periode Joko Widodo (Jokowi).
"Sampai akhirnya waktu itu Pak SBY bisa tingkatkan pertumbuhan (ekonomi) hingga 6 persen, terus diganti ke Pak Jokowi dan (ekonomi nasional) pertumbuhannya sedikit di bawah 5 persen on-average," ujarnya.
