Bos Microsoft Ketakutan Perusahannya Hancur Gara-gara AI
- https://people.com/
Untuk saat ini, Microsoft tetap berkomitmen dalam pengembangan AI. Awal tahun ini, perusahaan mengumumkan kembali rencana untuk mengalokasikan dana sebesar US$80 miliar atau setara Rp1.312 triliun untuk mendukung pusat data AI.
Jumlah ini jauh lebih besar dibandingkan yang dikeluarkan Google maupun Meta. Namun, relasi Microsoft dengan OpenAI menambah kerumitan.
OpenAI ingin beralih menjadi perusahaan for-profit, sekaligus membutuhkan kapasitas komputasi lebih banyak daripada yang dapat disediakan Microsoft. Hal ini menekan hubungan kemitraan bernilai miliaran dolar tersebut.
Pekan lalu, kedua perusahaan menandatangani “nota kesepahaman yang tidak mengikat,” sambil menyatakan bahwa mereka secara aktif bekerja untuk merampungkan kesepakatan kontraktual dalam perjanjian final.
Kini, Microsoft berada di persimpangan jalan, yakni berupaya mengukuhkan diri dalam lanskap teknologi yang berubah cepat, sekaligus menghadapi ancaman dari dalam dan luar perusahaan.
