10 Orang Kaya Raya dari Investasi Kripto, Ada yang Dulunya Dokter Jadi Bos Tether
- ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/Ilustrasi
Jakarta, VoxPop – Kripto telah melahirkan miliarder dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dari dua orang yang masuk daftar Forbes pada akhir tahun 2017, kini melonjak lebih dari sepuluh kali lipat.
Tidak heran banyak masyarakat yang memandang investasi kripto sebagai jalan pintas untuk kaya. Meski dianggap penuh risiko karena sifatnya yang volatil dan minim regulasi, faktanya sejumlah investor berhasil meraih kekayaan fantastis dari investasi maupun membangun perusahaan berbasis kripto.
Dikutip loveMONEY pada Sabtu, 4 Oktobr 2025, inilah deretan sosok menjadi miliarder dunia karena berhasil mengumpulkan kekayaan dari investasi kripto. Mulai dari pendiri bursa digital terbesar di dunia, hingga tokoh publik seperti Donald Trump.
1. Changpeng Zhao: US$82,8 miliar (Rp1.300 triliun )
Pendiri Binance, Changpeng Zhao atau CZ.
- Cointelegraph
Pendiri dan mantan CEO Binance ini memuncaki daftar investor sukses yang meraup miliar dolar dari investasi kripto. Meski harus mundur dari jabatannya pada 2023 karena terjerat kasus hukum di Amerika Serikat (AS) hingga sempat dipenjara empat bulan, pria yang akrab disapa CZ tetap memegang 90 persen saham Binance serta sejumlah besar token BNB.
Lonjakan koin Binance dan BNB membuat kekayaannya ikut melesat drastis. Dari US$33 miliar menjadi US$82,8 miliar.
2. Giancarlo Devasini: US$22,4 miliar (Rp 350 triliun)
Posisi kedua ditempati oleh mantan dokter bedah kecantikan, Giancarlo Devasini, yang banting setir ke dunia kripto sekaligus CFO sekaligus co-founder Tether. Dengan kepemilikan sekitar 47 persen saham di koin Tether, Devasini menjadi salah satu pemain kunci di balik stabilitas dan profitabilitas koin tersebut.Dalam setahun, kekayaannya naik lebih dari dua kali lipat.
3. Brian Armstrong: US$14,2 miliar (Rp 220 triliun)
Fred Ehrsam meraup cuan dari mendirikan perusahaan Coinbase pada tahun 2012 dan ia menjabat sebagai chief executive officer (CEO). Dengan kepemilikan saham 19 persen, Armstrong jauh lebih kaya dibanding mantan rekannya dengan jumlah kekayaan mencapai US$14,2 miliar dan menjadikannya salah satu tokoh penting dalam industri kripto di AS.
4. Chris Larsen: US$11,9 miliar (Rp 185 triliun)
Chris Larse mendapatkan pundi-pundi kekayan dengan menciptakan koin Ripple. Selain itu, ia juga menggelontorkan uang yang cukup besar untuk berinvestasi di koin XRP yang menjadi sumber utama kekayaannya.
