IMEI Berpotensi Menjadi Game Changer

Cek IMEI.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Meski kontroversial karena memaksa registrasi, pendekatan ini terbukti efektif menekan impor ilegal. Kolombia, sejak 2011, telah memblokir jutaan ponsel curian melalui sistem registry, meskipun menghadapi kritik terkait privasi.

img_title Sistem Baru Pemerintah Resmi Berlaku: Cuma Modal HP, Status Bansos Anda bisa Berubah Total

Nepal dan Azerbaijan juga mengadopsi whitelisting, membuktikan pendekatan ini adaptif untuk negara berkembang. Turki, misalnya, memberikan masa tenggang 90-180 hari bagi wisatawan asing, sebelum memblokir perangkat, mendorong registrasi berbayar, model yang dapat dipertimbangkan untuk tujuan wisata, seperti Bali atau Jakarta.

Keberhasilan pengelolaan IMEI bergantung pada tiga pilar, yakni integrasi global melalui GSMA, literasi publik yang memadai, dan penegakan hukum yang tegas. Regulasi saja tidak cukup, tanpa dukungan ekosistem yang holistik.

img_title Kiamat Medsos bagi Anak di Bawah Umur: Kemkomdigi kasih Tenggat Waktu sampai 6 Juni 2026

Strategi penguatan

Eko juga menegaskan, IMEI bukan sekadar alat pemblokiran, tetapi juga instrumen untuk memperkuat pengawasan pasar dan mencegah peredaran barang palsu. Ia lalu mencontoh Khalid Khan, dari International Telecommunication Union (ITU), yang menyoroti pentingnya kerangka IMEI dalam meningkatkan keamanan ekosistem mobile.

img_title Siap-siap! Mulai Sekarang Main Medsos Enggak Bisa Sembarangan

Sementara itu, Trancecore Solutions menegaskan bahwa pengendalian IMEI adalah kunci untuk melacak dan memulihkan perangkat curian, membentuk sistem terpadu melawan perdagangan ilegal.

Integrasi IMEI dengan teknologi biometrik sangat penting untuk meningkatkan keamanan dan mencegah kebocoran data. Pendekatan ini mirip dengan autentikasi media sosial, namun dengan lapisan perlindungan yang lebih kuat.

Di balik kemajuan teknologi, IMEI menyentuh esensi kemanusiaan dan keamanan sebagai hak dasar. Kehilangan ponsel pintar bukan hanya soal kerugian materi, tetapi juga invasi privasi yang mendalam.

Untuk itu, Kemenkomdigi perlu bergabung dengan GSMA untuk skenario pemblokiran global, mengembangkan aplikasi registrasi yang sederhana dan mudah diakses, dengan tetap melibatkan akademisi untuk riset inovatif.

"Masyarakat juga harus berperan aktif mendaftarkan ponselnya melalui IMEI, melaporkan kehilangan, dan mendukung regulasi yang konstruktif. Dengan pendekatan yang tegas dan terkoordinasi, IMEI dapat menjadi benteng digital yang tak tergoyahkan, melindungi jutaan pengguna di on ol beyond," tegas Eko (Ant)

Logo TikTok.

Kemkomdigi Ungkap 4,1 Juta Akun TikTok Anak Telah Ditutup

Total akun anak yang telah ditutup oleh platform digital sebagai bentuk kepatuhan terhadap PP Tunas mencapai lebih dari 4,8 juta akun, dengan rincian 4,1 juta akun TikTok

img_title
VoxPop.co.id
30 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut