Bukan cuma Pintar, tapi Harus Punya Karakter Kuat

Kerja sama Kementerian Pertanian bersama PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) mengembangkan PATEN.
Sumber :
  • Dok. Istimewa

Jakarta, VoxPop – Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, bersama PT Perkebunan Nusantara IV (PalmCo) menegaskan komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) sektor perkebunan melalui program PalmCo Talent Pipeline Program (PATEN).

img_title Kementan Percepat Layanan Perizinan Pemasukan & Pengeluaran Benih serta SDG Tanaman

Ini adalah program beasiswa kepada 15 mahasiswa terpilih dari Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Medan dan Politeknik LPP Yogyakarta.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko Krisna Santosa, menjelaskan program PATEN adalah bagian dari strategi perusahaan dalam mencetak kader unggul yang siap menjawab dinamika industri sawit nasional.

img_title Kementan: Tembakau Punya Peran Strategis bagi Perekonomian

Dari 153 pendaftar, hanya 15 mahasiswa yang lolos seleksi ketat, menunjukkan ketatnya kompetisi sekaligus potensi besar generasi muda di bidang perkebunan.

“Melalui PATEN, kami ingin membangun talenta yang tidak hanya memiliki keahlian teknis, tetapi juga karakter kuat dan kesadaran sosial,” ujarnya.

img_title PTPN IV Palmco Bukukan Laba Bersih Rp 7,08 Triliun di Sepanjang Tahun 2025

Ia menekankan nilai-nilai integritas, disiplin, dan religiusitas menjadi fondasi utama dalam membentuk tenaga kerja perkebunan masa depan yang berdaya saing.

Menurut Jatmiko, transformasi industri sawit yang berkelanjutan hanya dapat tercapai dengan SDM yang tangguh dan adaptif, yang mampu mendorong produktivitas, efisiensi, serta inovasi.

Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Abdul Roni Angkat menegaskan, pentingnya pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pembentukan karakter dan integritas.

"Banyak yang bisa belajar teori, tapi tidak semua mampu membangun karakter yang kuat. Pendidikan perkebunan harus membentuk pribadi jujur, disiplin, dan berintegritas," katanya. Ia mendorong, para penerima beasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini secara maksimal.

Menurutnya, keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, namun juga oleh ketekunan, semangat belajar, dan sikap positif menghadapi tantangan.

"Jangan takut gagal dan jangan berhenti bermimpi. Keberhasilan datang dari upaya perbaikan diri yang terus-menerus," terang Abdul Roni.

Mentan Amran.

Mentan Bongkar Dugaan Akal-akalan Beras Premium, Dialihkan Jadi Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp42.000 per Kg

Mentan Amran Sulaiman mengungkap dugaan beras premium dialihkan menjadi beras fortifikasi. Sebanyak 15 merek diperiksa, harga tertinggi tembus Rp42.000 per kg.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut