Rupiah Melemah Seiring Rencana Prabowo Revisi Aturan Devisa Hasil Ekspor SDA

Ilustrasi Uang Rupiah
Sumber :
  • pixabay.com/WonderfulBali

Jakarta, VoxPop – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diprediksi masih akan bergerak fluktuatif, namun ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

img_title Kadin Kalteng Dukung Prabowo Pangkas BUMN Bermasalah: Bawa Angin Segar Iklim Investasi

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor BI, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp 16.589 per Selasa, 21 Oktober 2025. Posisi rupiah itu melemah 4 poin dari kurs sebelumnya di level Rp 16.585 pada perdagangan Senin, 20 Oktober 2025.

Sementara perdagangan di pasar spot pada Rabu, 22 Oktober 2025 hingga pukul 09.15 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp 16.617 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 30 poin atau 0,18 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 16.587 per dollar AS.

img_title Prabowo Antar Langsung Kepulangan PM Anutin dari Lanud Halim

Ilustrasi mata uang Rupiah.

Photo :
  • Pixabay/IqbalStock

Presiden Prabowo Subianto disebut berpeluang merevisi aturan mengenai penempatan devisa hasil ekspor sumber daya alam atau DHE SDA 100 persen di dalam negeri.

img_title Prabowo Minta Harga BBM Subsidi Tak Naik, BBM Nonsubsidi Ikuti Minyak Mentah Dunia

Sebelumnya, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8/2025, yang mengatur bahwa eksportir wajib menempatkan DHE SDA yang mereka peroleh 100 persen selama 12 bulan di dalam negeri.

"Namun, belakangan Presiden Prabowo kerap mengevaluasi penerapan DHE SDA di beberap rapat terbatas (ratas)," ujar Ibrahim.

Sebelumnya, Presiden Prabowo disebut belum puas dengan dampak DHE SDA terhadap cadangan devisa (cadev) Indonesia.

Pemerintah menyoroti bahwa pemberlakukan PP itu belum berdampak besar kepada cadev.  

Sebagai informasi, per akhir September 2025, Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa sebesar US$148,7 miliar. Jumlahnya mengalami penurunan dalam tiga bulan berturut-turut, yakni pada bulan Juni, Juli, dan Agustus 2025.

"Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 16.580 - Rp 16.610," ujarnya.

Ilustrasi uang rupiah

Rupiah Menguat ke Rp 17.960 usai Rilis Defisit Neraca Perdagangan US$450 Juta di Juni 2026

Hingga pukul 09.09 WIB rupiah ditransaksikan di Rp 17.960 per dolar AS. Posisi itu menguat 67 poin atau 0,37 persen dari posisi sebelumnya di level Rp 18.027 per dolar AS

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut