Harta Warren Buffett Tidak Pernah Berkurang, Kok Bisa? Ini Rahasianya

Warren Buffett.
Sumber :
  • http://www.clickhole.com

Jakarta, VoxPop – Investor legendaris dunia, Warren Buffett, tersohor karena kejeniusannya dalam membeli saham. Bos Berkshire Hathaway juga memiliki prinsip hidupnya yang sederhana namun tajam salah satunya jangan pernah kehilangan uang.

img_title Zodiak yang Paling Jago Cari Uang tapi Sulit Menyimpannya

Salah satu filosofi yang terkenal dari Buffett adalah aturan “Nomor 1 Jangan pernah kehilangan uang, aturan Nomor 2 Jangan pernah melupakan Aturan Nomor 1”. Singkatnya, Buffett berupaya agar hartanya tidak berkurang.

Prinsip tersebut mengajakan untuk melindungi modal, menghindari kerugian yang tidak perlu, dan buatlah keputusan yang tepat sehingga uang bekerja untuk Anda, alih-alih terbuang sia-sia. Dengan menerapkannya, Buffett menjaga kekayaan yang mencapai lebih dari US$154 miliar atau sekitar Rp2.573.5 triliun (estimasi kurs Rp16.710 per dolar AS) bahkan menumbuhkan asetnya selama puluhan tahun sekalipun di tengah gejolak ekonomi global.

img_title Jensen Huang Ungkap 7 Kunci Membangun Kekayaan, Bukan Sekadar Cari Gaji Besar

Menariknya, di balik portofolio investasinya yang masif, ada satu prinsip sederhana yang selalu ia pegang adalah jangan pernah kehilangan uang. Bagi Buffett, prinsip tersebut bukan soal menolak risiko sepenuhnya, melainkan strategi untuk mempertahankan modal dan menghindari kerugian yang tidak perlu.

Ilustrasi uang

Photo :
  • www.freepik.com/free-vector
img_title Utang Karma Besar, 4 Shio Ini Disebut Sukses Lebih Lambat tetapi Rezekinya Bisa Melimpah

Dikutip dari GoBankingRate pada Kamis, 6 November 2025, berikut cara menerapkan aturan Buffett yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk mempertahankan modal dan menghindari kerugian yang tidak perlu.

1. Pahami Arti Kehilangan Uang Lebih Luas

Bagi Buffett, kehilangan uang bukan hanya soal rugi di bursa saham, tapi juga mengambil keputusan finansial yang menggerus kestabilan dan peluang di masa depan. Dalam konteks pribadi, itu bisa berupa utang berbunga tinggi, denda keterlambatan, hingga tabungan yang tidak berkembang karena tergerus inflasi.

2. Anggap Anggaran sebagai Pertahanan

Alih-alih sekadar mencatat pengeluaran, Buffett menempatkan anggaran sebagai tameng utama untuk melindungi pendapatan. Utamakan kebutuhan dasar, seperti tempat tinggal, makanan, dan kesehatan. Kemudian, sisihkan dana darurat sebagai cadangan untuk situasi tidak terduga. Tanpa cadangan ini, Anda rentan terhadap utang dan krisis finansial.

3. Waspadai Perangkap Nilai dalam Pengeluaran

Ilustrasi irit pengeluaran karena frugal living

Photo :
  • Unsplash

Dalam dunia investasi, Buffett menghindari saham yang terlihat murah tetapi tidak bernilai. Hal ini juga berlaku dalam kehidupan pribadi, misalnya tergoda diskon besar-besaran atau berlangganan layanan yang tidak lagi digunakan. Pahami bahwa tidak semua yang terlihat “murah” benar-benar menguntungkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut