Cara BTN Tingkatkan Loyalitas dan Kelola Dana Nasabah Super Kaya
- Dokumentasi BTN.
Jakarta, VoxPop – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi meluncurkan layanan BTN Private. Layanan ini disediakan dalam rangka memperkuat loyalitas dari segmen nasabah super kaya, sebuah layanan eksklusif untuk nasabah yang telah memiliki aset menembus Rp 15 miliar.
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menuturkan, inovasi BTN Private sejalan dengan arah bisnis Beyond Mortgage atau lebih dari sekadar bank penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Hal itu ditegaskannya pada Grand Launching BTN Private di Jakarta, yang dihadiri sekitar 100 nasabah BTN Private
“Itulah kenapa tema malam ini adalah “The Symphony of Private Banking: Harmony in Legacy & Lifestyle.” BTN ingin menjadi bagian dari harmoni itu. Mendampingi bapak/ibu dalam setiap fase kehidupan, baik pribadi, keluarga, maupun bisnis,” ujar Nixon dikutip dari keterangannya, Kamis, 6 November 2025
Nixon mengatakan, BTN Private dirancang untuk individu yang memiliki visi jangka panjang. Bukan hanya dalam hal membangun kekayaan, melainkan juga dalam hal menjaga nilai kekayaan, memperluas dampaknya, hingga mewariskannya kepada ahli waris sebelum tutup usia.
“BTN Private kami rancang untuk mereka yang punya visi jauh ke depan. Yang bukan hanya ingin membangun kekayaan, tapi juga ingin menjaga values atau nilainya, memperluas dampaknya, dan mewariskannya,” ujarnya.
Sebelum adanya segmen khusus BTN Private, lanjut Nixon, BTN membagi segmentasi nasabah ritelnya menjadi empat segmen. Yakni, Mass Segment atau segmen terbawah yang akuisisinya dilakukan melalui aplikasi Bale by BTN. Lalu, BTN Prima atau Upper Mass Segment untuk nasabah dengan saldo sekitar Rp 10 juta hingga Rp 100 juta.
BTN Private.
- Dokumentasi BTN.
Kemudian, BTN Prospera atau Emerging Affluent Segment dengan saldo sekitar Rp 100 juta hingga Rp 500 juta. Sementara di level teratas adalah BTN Prioritas dengan dana kelolaan sekitar Rp 500 juta hingga Rp 15 miliar.
Nixon mengungkapkan, perseroan terus membukukan pertumbuhan positif dana kelolaan nasabah BTN Prioritas. Hingga akhir September 2025, fund under management (FUM) BTN telah mencapai Rp 54,3 triliun. Meningkat 11,3% year-on-year (YoY) dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 48,8 triliun.
