Soal Redenominasi Rupiah, Purbaya: Itu Kebijakan Bank Sentral

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, APBN KiTA Oktober 2025
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, kebijakan redenominasi rupiah tidak dilakukan tahun ini maupun tahun depan.

img_title Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat dari APBN Berjalan Optimal

Dia menegaskan, kewenangan terkait redenominasi rupiah itu dalam pelaksanaannya merupakan urusan pihak bank sentral alias Bank Indonesia (BI).

"Itu kebijakan bank sentral, dan dia nanti akan terapkan sesuai dengan kebutuhan pada waktunya," kata Purbaya, dikutip Selasa, 11 November 2025.

img_title PGS BI Destry Beberkan Strategi Hadapi Era Suku Bunga Tinggi di Dunia

Ilustrasi Uang Rupiah

Photo :
  • pixabay.com/WonderfulBali

Purbaya memastikan langkah penyederhanaan nilai rupiah tersebut tidak akan dilakukan dalam waktu dekat.

img_title Ekonom Sebut Serangan AS ke Iran Masih Jadi Sentimen Bagi Harga Minyak & Pergerakan Rupiah

"Tidak tahun depan, saya tidak tahu, itu bukan Menteri Keuangan, tapi urusan bank sentral," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Purbaya berencana melakukan kebijakan redenominasi rupiah, yakni mengubah Rp 1.000 menjadi Rp 1. Menkeu menuangkan rencana tersebut ke dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 70 Tahun 2025 tentang Rencana Strategis Kementerian Keuangan Tahun 2025-2029.

Pada kesempatan itu, Purbaya juga menyampaikan sosialisasi mengenai arah kebijakan pemerintah untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional di hadapan mahasiswa Unair.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]

"Saya sosialisasi kebijakan pemerintah dalam langkah-langkah kita ke depan, untuk memastikan ekonomi kita bisa tumbuh lebih cepat, lebih cepat, lebih cepat, nanti ada suatu saat, mungkin berapa tahun lagi, bisa mencapai 8 persen. Yang jelas, tahun depan kita mencapai 6 persen, tahun depan bisa lebih cepat lagi. Nanti, tahun keempat kita tunggu, kita kira tahun 6-7 persen. Jadi kita akan dorong ke arah sana," ujarnya.

Purbaya menambahkan pemerintah terus berupaya mengedukasi generasi muda agar memahami arah kebijakan ekonomi dan tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan Indonesia.

"Jadi, mahasiswa, kita edukasi sedikit, apa sih yang dikerjakan oleh pemerintah dan kenapa mereka harus optimis. Dan apa langkah-langkah saya untuk memastikan tadi, percepatan ekonomi betul-betul terjadi," ujarnya.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Berpotensi Sentuh Rp18.300 per Dolar AS Pekan Depan, Pengamat Ungkap Penyebabnya

mulai dari PMI manufaktur, cadangan devisa, hingga Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), yang dinilai berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap rupiah

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut