Baru 13,3 Persen Kredit Perumahan FLPP Terserap Oleh Pekerja Nonformal

ilustrasi perumahan (dok: BP Tapera)
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Jakarta, VoxPop – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mendorong percepatan penyaluran program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Perluasan akses pembiayaan bagi pekerja nonformal atau non-fix income pun didorong.

img_title Sebut Pengembang Sudah Dibanjiri Kemudahan, Menteri Ara Wanti-wanti Ini

Deputi Komisioner Bidang Pemupukan Dana Tapera Doddy Bursman dalam keterangannya di Jakarta, menyoroti rendahnya porsi pekerja non-fix income dalam penyaluran FLPP yang baru mencapai 13,03 persen.

“Masih banyak potensi dari kelompok pekerja non-fix income. Kami harap para pengembang dan bank penyalur mulai menyasar segmen ini agar penyaluran FLPP semakin luas,” ujarnya, Minggu, 16 November 2025.

img_title Bank BSN Tawarkan KPR untuk MBR Pekerja Informal, Begini Cara Dapatnya

Dia mengatakan, sejak 2010, pemerintah telah menyalurkan lebih dari Rp141 triliun dana FLPP untuk 1,81 juta unit rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

"Tahun ini target FLPP meningkat signifikan menjadi 350 ribu unit, naik hampir 60 persen dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Doddy.

img_title Promo KPR Bunga Mulai 1,75%, BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadir Wujudkan Hunian Impian

Menurut dia, kenaikan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran Bendahara Umum Negara (DIPA BUN) setiap tahun menjadi bukti bahwa FLPP merupakan program prioritas nasional lintas pemerintahan.

Doddy mengatakan, BP Tapera mendorong percepatan dari sisi pembangunan rumah dan persetujuan KPR agar target dapat tercapai dalam sisa waktu dua bulan.

Ilustrasi rumah FLPP.

Photo :
  • VoxPopnews/Muhamad Solihin

Dirinya juga meminta para pengembang meningkatkan kualitas bangunan dan infrastruktur agar MBR mendapatkan hunian yang layak.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang akrab disapa Ara mengatakan rumah subsidi harus tersebar di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat.

"Rumah Subsidi harus tersebar di seluruh penjuru negeri ini, demi mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat," ujar Ara.

Pemerintah, menurut dia, terus mendorong pemanfaatan dana bantuan pembiayaan perumahan melalui Subsidi KPR Sejahtera FLPP yang dikelola dan disalurkan oleh Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat. (Ant)

[dok. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Esther Sri Astuti]

Tenor KPR 40 Tahun Bagi MBR Harus Diberikan di Usia Produktif, Indef Ungkap Risikonya

Esther Indef menilai, pilihan tenor KPR subsidi hingga 40 tahun bisa memperluas keterjangkauan cicilan bagi MBR, asal menyasar para penerima yang masih berusia produktif.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut