Purbaya dan Bahlil Rapat Soal Stok LPG untuk Nataru, Simak Pembahasannya

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Sumber :
  • Instagram @menkeuri

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menggelar rapat dengan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, guna membahas kecukupan pasokan Liquefied Petroleum Gas alias LPG jelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

img_title Namanya Kerap Masuk ke Bursa Calon Gubernur BI, Purbaya Ngaku Sudah Bersyukur Jadi Menkeu

Rapat yang digelar di Kantor Kementerian ESDM pada Selasa kemarin itu, juga turut dihadiri oleh Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri.

"Bahas kesiapan LPG untuk Nataru nanti sampai akhir 2025, plus prognosa LPG 3 kg masuk sampai akhir tahun ini," kata Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia di Jakarta, Selasa, 25 Oktober 2025.

img_title Purbaya Tegaskan Ekonomi Kuartal II-2026 Takkan Jauh dari 5,4 Persen, Ini Faktornya

Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • Biro Pers Sekretariat Presiden

Dwi menjelaskan, kuota LPG 3 kg pada 2025 dipatok 8,17 juta metrik ton, atau sedikit lebih rendah dibanding realisasi 2024. Namun, kebutuhan berdasarkan prognosa mencapai 8,5 juta metrik ton.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

"Ada penambahan (kuota) kan over 0,37 juta (metrik ton) atau sekitar 370 ribuan lah," ujar Dwi.

Meski ada koreksi kuota, Dwi menjelaskan bahwa pemerintah memastikan tidak ada penambahan subsidi, karena harga LPG masih berada di bawah acuan APBN.

"Penambahan kuota (ada), tapi enggak ada penambahan subsidi. Tapi ini masih akan dirapatkan lagi ke Pak Presiden (Prabowo Subianto), dibawa ke rapat terbatas bersama dengan Pak Menteri (Bahlil) dan juga Menteri Keuangan (Purbaya)," kata Dwi.

Menteri ESDM sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan

Photo :
  • Yeni Lestari/VoxPop

Pemerintah sebelumnya menetapkan proyeksi penyaluran LPG subsidi dalam APBN 2025 sebesar 8,17 juta metrik ton, sementara outlook hingga akhir 2025 diperkirakan mencapai 8,36 juta metrik ton.

Dari pembahasan Purbaya dan Bahlil itu, pemerintah memastikan pasokan LPG untuk periode Nataru dalam kondisi aman. Tercatat, target alokasi anggaran subsidi LPG 3 kg tahun ini mencapai Rp 87,6 triliun. Namun, Dwi mengatakan bahwa pembahasan antara kedua menteri tersebut belum menyentuh skema subsidi tahun depan.

Selain LPG, pemerintah juga memastikan kesiapan pasokan BBM. PT Pertamina (Persero) diakui Dwi juga telah menyampaikan bahwa stok BBM untuk Nataru aman. Persiapan dilakukan sekaligus untuk menghadapi kebutuhan energi selama periode Ramadhan hingga Lebaran pada Maret 2026.

"Iya, itu disiapkan juga oleh Pertamina. Jadi enggak hanya Nataru saja, karena berdekatan semua tuh. Semua berdekatan Ramadhan kemudian Lebaran. Jadi mereka mempersiapkan antisipasi sampai selesai Lebaran tahun depan untuk persiapan pengamanan BBM-nya. Jadi dijamin InsyaAllah lah aman sampai selesai," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut