Menaker Wajibkan Perusahaan Siapkan Mentor Bagi Peserta Magang Nasional, Ini Tujuannya
- VoxPop.co.id/M Ali Wafa
Jakarta, VoxPop – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli, menekankan agar para perusahaan atau lembaga pemerintah yang menerima peserta magang, untuk menyediakan mentor yang bakal mengawal para peserta magang tersebut.
Yassierli menegaskan, keberadaan mentor itu menjadi sangat penting, guna membangun profesionalisme dan kesiapan kerja bagi para peserta magang tersebut.
"Kami minta sesuai dengan persyaratan, baik perusahaan, kementerian, lembaga, atau instansi, harus menyiapkan mentor," kata Yassierli di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu, 26 November 2025.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menaker Yassierli Raker dengan Komisi IX DPR
- VoxPop.co.id/M Ali Wafa
Nantinya, para mentor itu akan memberikan bimbingan kepada para peserta magang, utamanya dalam aspek-aspek terkait kompetensi kerja di bidang yang akan dijalaninya selama 6 bulan kedepan. Yassierli menjelaskan, para mentor itu nantinya juga akan melakukan penilaian dan menentukan kelayakan para peserta magang, hingga mereka bisa mendapatkan sertifikat setelah selesai menjalani masa pemagangan tersebut.
"Jadi kami minta tolong sekali lagi kerja sama dengan para perusahaan, lembaga, kementerian, atau instansi tempat pemagangan, supaya kita bisa sama-sama mengelola adik-adik peserta magang kita, termasuk nanti dalam hal administrasi, kata Yassierli.
"Sehingga sampai 6 bulan kedepan saat para adik-adik ini lulus magang, mereka bisa mendapatkan tambahan kompetensi, pengalaman serta profesionalisme terkait dengan soft skill meningkat, dan mereka akhirnya siap untuk masuk dalam pasar kerja," ujarnya.
Diketahui, sebelumnya Yassierli juga mengatakan bahwa pihaknya menargetkan 100 ribu peserta dalam Program Pemagangan Nasional Lulusan Perguruan Tinggi di Batch 3, yang segera dibuka menyusul selesainya seleksi Batch 2. Dia memastikan, anggaran untuk Magang Nasional tahun 2025 telah dialokasikan penuh bagi 100 ribu peserta dalam satu tahun, yang mencakup Batch 1, Batch 2, dan Batch 3.
“Anggarannya sudah disiapkan untuk 100 ribu peserta. Hasil Batch 2 ini baru sekitar 62 ribu, sehingga masih ada kuota yang kosong dan kita lanjutkan ke Batch ke-3,” kata Yassierli.
Ilustrasi pelamar kerja
- ANTARA FOTO/Arif Firmansyah
Dia menyampaikan, pembukaan Magang Nasional Batch 3 melalui platform MagangHub, ditargetkan bakal berlangsung pada 15 Desember 2025. Sementara perusahaan dan instansi pemerintah telah dapat mengajukan lowongan.
“Batch ke-3 kita harapkan bisa mulai (dibuka) tanggal 15 Desember 2025. Kita sudah mulai tahapan perusahaan untuk mengusulkan lowongan di tempat institusinya masing-masing,” ujar Menaker.
