Cegah Dana Pemda Mengendap di Bank, Purbaya Bakal Bikin Sistem Percepat Transfer ke Daerah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Sumber :
  • ANTARA/Bayu Saputra

Jakarta, VoxPop – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, ada sekitar Rp 100 triliun dana pemda yang mengendap di bank dan tidak dibelanjakan secara efektif, dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI.

img_title MK Ingatkan Negara Tak Boleh Kurangi Anggaran Pendidikan 20 Persen Apapun Keterbatasan APBN yang Dialami

Dia membeberkan, berdasarkan laporan dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, salah satu alasan para Pemda melakukan hal itu adalah karena mereka khawatir tidak memiliki dana di bulan Januari-Februari tahun depannya.

"Kenapa uangnya numpuk sampai akhir tahun walaupun seperti sekarang (ada upaya agar penyerapan) dipercepat? Setelah saya pelajari salah satu penyebabnya adalah karena mereka takut," kata Purbaya, Kamis, 27 November 2025.

img_title Istana Hormati Putusan MK soal Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan: Kami Pelajari Dulu, Mohon Waktu

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa

Photo :
  • [tangkapan layar]

"Menurut Pak Tito, itu karena mereka takut Januari-Februari (tahun depannya) enggak ada uang sehingga (program) enggak jalan," ujarnya.

img_title MK: MBG Pakai Anggaran Pendidikan sebagai Cara Pemerintah Penuhi Mandat 20 Persen Dana Pendidikan

Karenanya, Purbaya berencana untuk membuat sistem yang mempercepat transfer pusat ke daerah, sehingga Pemda tidak perlu mengendapkan uang di bank dan penyerapan anggaran menjadi lebih produktif.

"Jadi ke depan, pertama akan kita buat sistem sedemikian rupa sehingga mereka yakin di awal tahun transfer dari pusat cepat. Jadi mereka enggak usah sisain yang Rp 100 triliun itu, jadi bisa dihabisin," kata Purbaya.

Guna merealisasikan tujuan tersebut, Purbaya bakal menugaskan anak buahnya untuk berdialog dengan para pemda. Supaya nantinya para pemda mengerti cara melakukan penganggaran dan belanja, sehingga penyerapan anggaran menjadi lebih cepat.

Purbaya berharap sistem itu akan bisa diterapkan mulai tahun depan, sehingga jumlah dana Pemda yang mengendap di bank bisa berkurang dan pemanfaatannya bisa langsung berdampak ke perekonomian secara nasional.

"Saya harapkan akhir tahun depan akan seperti itu sistemnya. Sehingga nanti 2026 enggak ada uang yang kebanyakan nganggur, dan di akhir tahun pun hampir bersih," kata Purbaya.

"Kalau pun ada, pasti sisa sedikit. Sehingga uang transfer ke daerah akan lebih signifikan lagi dampaknya ke perekonomian," ujarnya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kompleks Istana Kepresidenan

Purbaya Pastikan Anggaran Sekolah Rakyat dari APBN Berjalan Optimal

Purbaya menegaskan komitmen negara dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui dukungan pembiayaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

img_title
VoxPop.co.id
1 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut