ESDM Siap Hentikan Impor Solar Tahun Ini, Simak Pertimbangannya

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung.
Sumber :
  • Antara.

Jakarta, VoxPop – Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung menyampaikan, pemerintah bakal menghentikan impor solar pada tahun 2026 ini.

img_title Wamen ESDM Pastikan Pasokan BBM B50 di Tapanuli Selatan Lancar

Namun, Dia mengakui bahwa kepastian akan wacana penghentian impor solar itu, bergantung pada upaya optimalisasi kilang dalam negeri termasuk pada proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan.

"Ini asumsinya pada tahun ini kan kita juga bisa (menghentikan impor solar). Karena ini surplus dan juga swasembada untuk solar sama avtur," kata Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 2 Januari 2026.

img_title PLN Bakal Serap Listrik Hasil PSEL Legoknangka, Wamen ESDM: Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Uji coba pembelian pertalite dan solar pakai aplikasi MyPertamina di Sumbar

Photo :
  • VoxPop/Andri Mardiansyah

"Tapi kita lihat produksi RDMP itu berapa optimal produksinya ya, kemudian berapa produksi solar dalam negeri, berapa avtur," ujarnya.

img_title Antisipasi Krisis Listrik, ESDM Kebut Operasional PLTA Batang Toru

Karenanya, Yuliot pun berharap bahwa nantinya target produksi di dalam negeri akan bisa menyesuaikan dengan total kebutuhan nasional. Apabila hal itu terealisasi, maka dirinya pun memastikan bahwa ketergantungan impor BBM bisa benar-benar disetop termasuk oleh SPBU swasta.

"Jadi ini kita akan lihat produksi dalam negeri terlebih dahulu kira-kira berapa. Jadi berapa alokasi untuk impor, dan berapa untuk kebutuhan dalam negeri," ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, apabila impor solar benar-benar dihentikan, maka hal itu juga akan mencakup impor yang dilakukan oleh SPBU swasta. 

Sehingga, nantinya para SPBU swasta itu juga akan bisa memasok solar dari hasil produksi kilang yang ada di dalam negeri.

"Sebenarnya yang dimaksud dengan penghentian impor itu ya termasuk swasta. Jadi artinya kita tidak impor lagi. Swasta kalau mau beli silakan beli produk yang ada dari kilang dalam negeri. Jadi seperti itu pemahaman dari stop impor itu," ujarnya.

Kapal pengangkut peti kemas di Terminal Peti kemas Bitung, Sulawei Utara

Impor RI Meroket 34,27 Persen hingga US$25,9 Miliar di Juni 2026, Ini Biang Keroknya

Tercatat impor Juni 2026 mencapai US$25,91 miliar atau naik 34,27 persen (yoy), dibandingkan dengan ekspor yang hanya mencapai US$25,46 miliar atau naik 8,84 persen (yoy)

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut