Airlangga Sebut Klaim Trump soal Minyak Venezuela Tak Berdampak Global, Ini Penjelasannya

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • [tangkapan layar]

Jakarta, VoxPop – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait minyak Venezuela tidak berdampak signifikan bagi pasar energi global. Trump diketahui menyebutkan bahwa Washington akan mendapatkan 30-50 juta barel minyak dari Venezuela.

img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Menurut Airlangga, kapasitas produksi minyak Venezuela saat ini berada di bawah 1 juta barel per hari, atau kurang dari 1 persen produksi minyak dunia. Sehingga pengalihan minyak sebanyak itu hanya sedikit berpengaruh terhadap pasokan global.

“Enggak (berdampak). Pertama, produksi minyak Venezuela itu kan di bawah 1 juta barel oil per day, jadi di bawah 1 persen kan. Jadi secara global (dampak) tidak ada,” ujar Airlangga di kantornya di Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.

img_title Terminal LPG Tanjung Sekong Jaga Pasokan 40 Persen Kebutuhan LPG Nasional

Dia pun menggarisbawahi bahwa dinamika tersebut lebih berpengaruh bagi pasar energi AS semata. Ketimbang pasar dunia secara keseluruhan yang cakupannya lebih luas.

Seperti diketahui, Presiden Ke-47 AS itu pada Selasa (6/1) mengumumkan bahwa pemerintahan interim di Venezuela setuju untuk menyerahkan antara 30-50 juta barel minyak kepada AS, yang akan dijual di pasar pada harga pasar dan hasilnya akan dikelola di bawah perintah administrasinya.

img_title Orang AS Ketagihan Tempe, Produk Pangan RI Laris hingga Rp 150 Miliar di New York

Trump berharap langkah ini dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan energi AS dan memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara.

Jika dihitung dengan asumsi harga minyak sekitar 56 dollar AS per barel, volume 30-50 juta barel diperkirakan bernilai hingga sekitar 2,8 miliar dollar AS (sekitar Rp47 triliun).

Terkait pertanyaan mengenai transisi pemerintahan Venezuela, Airlangga mengatakan Pemerintah Indonesia masih terus memantau perkembangan situasi tersebut. "Kita monitor saja," tuturnya. (Ant)

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut