Krisis Ekonomi di Balik Gelombang Protes Iran, Daya Beli Runtuh hingga Angka Pengangguran Tinggi!

Aksi demonstrasi warga Iran menentang pemerintah di Teheran, 8/1
Sumber :
  • Iran Int

Anggota Komite Industri dan Pertambangan Parlemen Iran, Akbar Ranjbarzadeh, bahkan mengungkap dugaan bahwa ada perusahaan kepercayaan dan rumah penukaran valuta asing yang telah gagal mengembalikan US$7 miliar ke negara dari penjualan minyak. Nilai tersebut setara sekitar Rp116,9 triliun. 

img_title Netanyahu Buka Peluang Israel Serang Iran Tanpa AS, Negosiasi Nuklir Justru Masuki Tahap Lanjut

Lebih lanjut, menurut kantor berita ILNA, lonjakan harga perumahan dan merosotnya daya beli memunculkan fenomena “tidur di atap,” di mana warga terpaksa menyewa bagian atap rumah. Media Tabnak melaporkan peningkatan signifikan konsumsi roti bersubsidi. 

Seiringan dengan itu, platform belanja daring di Iran kini menawarkan produk dasar seperti minyak goreng dengan sistem cicilan. Sementara di sisi lain, banyak keluarga memangkas drastis konsumsi protein.

img_title Cegah Inflasi & Pacu Ekonomi Semester II, Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan hingga Diskon Transportasi
Ilustrasi Bendera Iran

Iran Ancam Gelapkan Negara Teluk jika AS Serang, Pembangkit Listrik Jadi Target

Iran mengancam akan menyerang pembangkit listrik negara Teluk jika Amerika Serikat menyerang Iran. Ancaman ditujukan khususnya ke negara yang memiliki markas AS.

img_title
VoxPop.co.id
8 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut