Airlangga Ungkap Peran Penting Swasta Akselerasi Aksesi OECD Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Jakarta, VoxPop – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan sektor swasta berperan penting dalam mempercepat proses aksesi Indonesia ke Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD). Pemerintah berkomitmen mempercepat proses aksesi OECD sebagai bagian dari agenda besar reformasi struktural dan peningkatan daya saing ekonomi.

img_title Ekonomi RI Kuartal II-2026 Tumbuh 5,29 Persen, Airlangga: Di ASEAN Kita Salah Satu yang Top!

Komitmen itu disampaikan saat memberikan sambutan pada kegiatan KADIN Indonesia x Growth Gateway Roundtable: Delivering Growth as Part of Indonesia’s OECD Accession yang digelar di kantor Boston Consulting Group (BCG) London.

“Aksesi OECD bukan sekadar proses teknis, tetapi merupakan prioritas strategis nasional dan fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 21 Januari 2026.

img_title Mengupas Aplikasi Transformasi Digital UMKM, Inovasi yang Membantu Pelaku Usaha Bertahan di Tengah Persaingan

Forum tersebut mempertemukan Pemerintah Indonesia, Pemerintah Inggris, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta para pemimpin dunia usaha internasional.

Airlangga menilai penyelarasan kebijakan Indonesia dengan standar OECD akan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas regulasi, serta mendorong daya saing ekonomi nasional secara berkelanjutan, sehingga akan mampu meningkatkan investasi dan mendorong perekonomian nasional.

img_title Korban Meninggal Dunia Kebakaran KM. Mutiara Sentosa II Bertambah Jadi 5 Orang

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Inggris atas dukungan berkelanjutan dalam proses aksesi Indonesia ke OECD.

Apresiasi juga diberikan kepada BCG atas dukungan teknis yang diberikan, khususnya dalam mendampingi Tim Nasional untuk mendorong percepatan aksesi Indonesia ke OECD.

“Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha dan mitra internasional, Indonesia optimis akan dapat mempercepat proses aksesi OECD, untuk mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045, serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Menko.

Sementara, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Republik Indonesia Dominic Jermey menilai momentum pertemuan ini sangat penting. Pasalnya, kedua negara telah menyepakati United Kingdom-Indonesia Strategic Partnership.

Pada hari yang sama, Menko Airlangga juga dijadwalkan menandatangani Indonesia-United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) sebagai bagian dari penguatan kerja sama ekonomi bilateral.

Dari kalangan dunia usaha, Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo menyampaikan bahwa besarnya skala ekonomi Indonesia membutuhkan dukungan yang kuat agar mampu tumbuh lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut