BCA Revisi Penurunan BI Rate, Sinyal Kebijakan Moneter Lebih Ketat?

ilustrasi suku bunga
Sumber :
  • Adri Prastowo

Jakarta, VoxPop – Emiten bank swasta, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA, merevisi proyeksi penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI-rate) pada tahun 2026. Manajemen perseroan memperkirakan pemangkasan suku bunga lebih sedikit dari proyeksi sebelumnya.

img_title Bos BCA Ungkap Pesan Khusus untuk Calon Perngganti Perry Warjiyo Jadi Gubernur BI

Direktur Utama BCA, Hendra Lembong, mengatakan perubahan proyeksi tersebut dipengaruhi oleh dinamika kebijakan moneter global. Khususnya arah suku bunga di Amerika Serikat (AS) yang dinilai tidak seagresif perkiraan awal.

“Mengenai proyeksi BI-rate di tahun ini kita memprediksi satu sampai dua kali untuk saat ini,” ujar Hendra di Jakarta pada Selasa, 27 Januari 2026.

img_title Cetak Laba Rp 29,5 Triliun di Semester I-2026, Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp 1.036 Triliun

Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk, Hendra Lembong.

Photo :
  • Dok. BCA

Pada tahun 2024, Manajemen BCA sempat memproyeksikan pemangkasan suku bunga yang lebih agresif. Seiring perkembangan kondisi global, terutama kebijakan moneter AS, manajemen melakukan penyesuaian.

img_title Rupiah Menguat ke Rp 17.915 usai Pengumuman soal Defisit APBN dan BI Rate

“Kalau Bapak-Ibu ingat tahun lalu kita proyeksikan tiga kali, tapi melihat situasi di AS yang memang tidak seagresif. Kita juga merevisi pemangkasan suku bunga yaitu antara satu sampai dua kali,” lanjut Hendra.

Hendra menilai kehati-hatian bank sentral global, termasuk Federal Reserve AS (The Fed), turut memengaruhi ruang gerak BI dalam melonggarkan kebijakan moneternya. Kondisi tersebut membuat BI cenderung mengambil langkah yang lebih terukur agar stabilitas nilai tukar dan inflasi tetap terjaga.

Meski demikian, BCA tetap optimistis kebijakan moneter yang lebih akomodatif masih berpeluang diterapkan secara bertahap, seiring dengan perbaikan kondisi ekonomi dan terkendalinya tekanan eksternal.

Inilah yang Dibahas Destry Damayanti Saat Bertemu Prabowo di Istana

PGS BI Destry Beberkan Strategi Hadapi Era Suku Bunga Tinggi di Dunia

Selain era suku bunga tinggi, ada pula masih memanasnya konflik di Timur Tengah saat ini. Sebab, akan memengaruhi harga komoditas dunia, khususnya minyak mentah.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut