IHSG Anjlok 2 Persen Jelang Akhir Pekan, Cek 3 Saham Top Gainers di Jajaran Unggulan

IHSG
Sumber :
  • Antara

Jakarta, VoxPop - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terkapar pada penutupan perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. IHSG anjlok 2,08 persen atau 168,61 poin ke level 7.935,26.

img_title Kata Bos BGN soal Utang Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga

Pergerakan IHSG terpantau berada di kisaran area 7.862 sampai level 8.035. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 32,51 triliun dengan total perdagangan sebanyak 2,17 juta transaksi dan volume perdagangan sebesar Rp 31,51 miliar.

Secara sektoral terdapat perbaikan. Sektor transportasi menguat 0,53 persen.

img_title Purbaya Jamin Penyelesaian Utang Whoosh Tak Bebani APBN, Ini Alternatif Pendanaannya

Sektor konsumer siklikal mencatat kenaikan terbesar, yakni 5,15 persen. Sektor industri menguat 4,81 persen dan sektor energi melonjak 3,25 persen.

“Sentimen negatif berasal dari penurunan outlook peringkat utang pemerintah Indonesia menjadi negatif, meskipun peringkat utang tetap stabil di level BAA2 (investment grade),”tulis Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari ristenya pada Jumat, 6 Februari 2026.

img_title Blak-blakan! BGN Ungkap Punya Utang Rp1,6 Triliun, Ini Rinciannya

Ilustrasi utang.

Photo :
  • Pixabay/Stevepb

Sedangkan S&P Global Ratings menyatakan bahwa volatilitas pasar saham belum mengubah pandangannya terhadap peringkat Indonesia dengan outlook stabil. Namun, Phintraco Sekuritas melihat pelemahan fiskal dapat menambah tekanan penurunan peringkat jika tidak diimbangi oleh perbaikan di area lainnya.

Berikut tiga emiten saham di puncak jajaran 45 saham unggulan hingga penutupan perdagangan hari ini.

Unilever Indonesia Tbk (UNVR)

Saham UNVR melejit di tengah tekanan terhadap indeks. Saham UNVR menguat 4,07 persen atau 90 poin ke level 2.300.

PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Saham MEDC melambung 3,50 persen atau 50 poin menjadi 1.480.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Hasil positif juga dicatatkan saham TLKM sebesar 2,74 persen atau 90 poin hingga menembus posisi 3.380.

Ekonom dan Mantan Senior Executive Vice President Bank CIMB Niaga, Dr. Michael Gerald Jusanti

Tes Insolvensi Wajib Dinilai Mampu Lindungi Perusahaan Sehat dari Pailit Prematur, Begini Penjelasannya

Michael mengatakan, hukum di RI saat ini tak mewajibkan tes insolvensi di tahap awal sebagai syarat material. Maka putusan pailit sangat mudah dijatuhkan secara prematur.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut