Anindya Bakrie Pede ABAC Meeting I Dongkrak Investasi dan Perdagangan di Asia-Pasifik

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, ABAC Meeting I-2026
Sumber :
  • [Istimewa]

Jakarta, VoxPop – Ketua Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) Business Advisory Council (ABAC) Indonesia sekaligus Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie alias Anin menegaskan, ABAC Meeting I 2026 akan menjadi momentum awal untuk mendorong integrasi kawasan Asia-Pasifik.

img_title Purbaya Pede Ekonomi Sepanjang 2026 Bakal Tumbuh hingga 6 Persen, Begini Strateginya

Tujuan itu diharapkannya bakal terwujud melalui penguatan infrastruktur fisik maupun non-fisik, guna meningkatkan arus investasi dan perdagangan.

"Salah satu fokusnya ialah regional integration. Integrasi secara infrastruktur, baik keras maupun lunak. Dan di sini penting sekali karena kita ujungnya ingin mencari investasi dan perdagangan," kata Anin dalam keterangannya, Rabu, 11 Februari 2026.

img_title PMI Manufaktur Tunjukkan Sinyal Positif, Kadin Ingatkan Industri Belum Pulih Secara Kuat

Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie

Photo :
  • Antara

Anin mengatakan, ABAC Meeting I ini menghasilkan pembahasan seperti dalam kelompok kerja keberlanjutan, dimana Indonesia mengusulkan pembentukan Carbon Center of Excellence sebagai kontribusi konkret bagi agenda kerja sama kawasan.

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

Kemudian, hasil ABAC I meeting ini juga berhasil merumuskan usulan di bidang finansial, yakni mempromosikan sistem finansial yang inklusif atau finance inclusion.

“Jadi bukan saja kita menjadi event organizer, tapi kita juga bantu sub-agenda. Bahkan memasukkan juga lesson learn dari Indonesia untuk dunia," ujar Anin.

Terlebih, Anin memastikan bahwa kehadiran empat menteri selama dua hari pertemuan, telah dimanfaatkan untuk mempromosikan peluang investasi dan perdagangan Indonesia kepada delegasi internasional. Hal itu sebagai bagian dari penguatan sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam kerangka Indonesia Incorporated.

Keempat menteri tersebut yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto; Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono; Menteri Luar Negeri, Sugiono; dan Menteri Perdagangan, Budi Santoso.

"Kita bersyukur selama 2 hari, ada 4 menteri yang datang untuk tanda kutip jualan. Supaya investasi dan perdagangan bisa lebih besar lagi," kata Anin.

Terkait peningkatan perdagangan dan investasi, Anin menegaskan bahwa melalui pertemuan ABAC Meeting I ini juga menjadi tonggak bagi Indonesia, perihal pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha. Dia mengungkapkan, Indonesia menargetkan target investasi yang mampu melampaui Vietnam di pasar perdagangan global. 

“Indonesia ekspor 250 miliar dolar AS setahun, Vietnam 500 miliar dolar AS per tahun. Jadi apa yang kita mesti lakukan untuk sama-sama, tidak bisa pemerintah sendiri dan tidak bisa juga tentunya dunia usaha sendiri untuk meningkatkan ini semua,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut