10 Jurusan Kuliah Paling Diburu Perusahaan 2026, Gajinya Tembus Rp1,3 Miliar

Ilustrasi wisuda/lulus kuliah.
Sumber :
  • Pixabay/McElspeth

Jakarta, VoxPop – Di tengah pasar kerja yang melambat, ada sinyal menarik bagi lulusan baru. Meski perekrutan cenderung datar dan lowongan entry-level menyusut, perusahaan tetap agresif mencari talenta dari jurusan tertentu. 

img_title Bukan Cuma Buat Kerja, Ini 7 Hal yang Bisa Dilakukan di Co-Working Space

Bahkan, proyeksi gaji awal untuk 2026 diperkirakan naik di hampir semua bidang studi. Fenomena ini terjadi di Amerika Serikat (AS). 

Data tersebut berasal dari Winter 2026 Salary Survey yang dirilis National Association of Colleges and Employers (NACE). Survei tersebut mengumpulkan respons dari 150 organisasi anggota pada periode 8 Oktober hingga 30 November 2025. 

img_title 5 Kebiasaan Kecil yang Bisa Membuat Hari Kerja Terasa Lebih Ringan

Laporan itu memetakan lulusan jurusan kuliah yang paling diminati perusahaan untuk direkrut dari angkatan 2026. Berikut 10 jurusan S1 paling dibutuhkan perusahaan pada 2026, sebagaimana dirangkum dari CNBC, Kamis, 19 Februari 2026.

1. Finance – 61,3 persen perusahaan responden berencana merekrut lulusan bidang ini

img_title Tes Insolvensi Wajib Dinilai Mampu Lindungi Perusahaan Sehat dari Pailit Prematur, Begini Penjelasannya

2. Mechanical Engineering – 61,3 persen

3. Computer Science – 60 persen

4. Accounting – 58,7 persen

5. Business Administration atau Management – 58,7 persen

6. Electrical Engineering – 51,3 persen

7. Information Sciences and Systems – 48 persen

8. Logistics atau Supply Chain – 44,7 persen

9. Marketing – 44 persen

10. Human Resources – 40 persen

Menariknya, posisi teratas bukan ditempati jurusan teknik, melainkan Finance. Ini menunjukkan kebutuhan perusahaan terhadap talenta di bidang keuangan tetap tinggi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi dan kebutuhan pengelolaan risiko serta strategi bisnis yang semakin kompleks.

Temuan ini hadir di tengah kondisi pasar kerja yang tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya. Data Bureau of Labor Statistics menunjukkan ekonomi AS hanya menambah 181.000 pekerjaan sepanjang 2025, jauh lebih rendah dibanding 1,46 juta pada 2024. Sejumlah perusahaan juga mengerem perekrutan entry-level.

Laporan Graduate Employability 2025 dari Cengage Group bahkan menyebut kondisi saat ini sebagai pasar kerja entry-level paling sulit dalam lima tahun terakhir. Hanya 30 persen lulusan yang mendapatkan pekerjaan sesuai bidang studinya. Lebih dari 75 persen perusahaan melaporkan merekrut jumlah karyawan entry-level yang sama atau lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya.

Namun di sisi lain, proyeksi gaji awal menunjukkan tren positif. Laporan NACE mencatat hampir semua kelompok jurusan mengalami kenaikan proyeksi gaji awal pada 2026 dibanding 2025. Satu-satunya kategori yang diproyeksikan turun adalah ilmu sosial.

Bidang computer science, yang memiliki rata-rata gaji tertinggi secara keseluruhan, diproyeksikan menawarkan gaji awal sebesar US$81.535 atau setara Rp1.369.788.000 dengan asumsi kurs Rp16.800 per dolar AS. Angka ini naik 6,9 persen dari US$76.251 atau sekitar Rp1.281.016.800 pada tahun sebelumnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut