Bursa Asia Lesu Susul Koreksi Tajam di Wall Street Imbas Meningkatkan Ketegangan AS-Iran

Ilustrasi Saham
Sumber :
  • Yahoo Financ

Jakarta, VoxPop - Bursa Asia-Pasifik menunjukkan pergerakan beragam pada  pembukaan perdagangan pasar hari ini, Jumat, 20 Februari 2026. Fluktuasi menyusul koreksi tajam di bursa Amerika Serikat (AS) mengalami tekanan dari ketegangan negaranya dengan Iran.

img_title Iran Bantah Berunding dengan AS soal Selat Hormuz

 Iran diketahui meningkatkan serangan kepada AS. Keputusan ini seiring Presiden AS, Donald Trump, mengatakan akan mengambil keputusan mengenai tindakan militer terhadap Teheran dalam 10 hari ke depan.

Bendera AS-Iran

Photo :
  • REUTERS
img_title Harga Emas Hari Ini 3 Agustus 2026: Antam Kinclong, Produk Global Bersinar Terdorong Ini

Para investor kini tengah menilai data inflasi Jepang. Pada bulan Januari 2026, inflasi utama Jepang turun di bawah target bank sentral di level 2 persen untuk pertama kalinya dalam 45 bulan.

Bank sentral Tiongkok (PBOC) akan merilis keputusan suku bunga pinjaman utama (loan prime rate/LPR) hari ini. Saat ini, LPR satu tahun dan lima tahun berada di level 3 persen dan 3,5 persen. 

img_title IHSG Dibuka Menghijau Siap Uji Resistance, Wall Street dan Bursa Asia Kompak Menguat

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,04 persen. Indeks Topix juga mengalami penurunan drastis sebesar 1,12 persen. 

Di Korea Selatan, indeks Kospi mnguat 0,66 persen. Sementara itu, indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil merosot 0,19 persen . 

Indeks S&P/ASX 200 Australia terpantau melemah 0,2 persen pada awal perdagangan. Pasar di daratan China dan Hong Kong masih tutup karena libur Tahun Baru Imlek.

Di Wall Street, emiten saham terkait kredit swasta dan perangkat lunak (software) mengalami tekanan besar imbas ketegangan Iran-AS. Kondisi ini menyebabkan ketiga indeks acuan tergerus.

Indeks Dow Jones Industrial Average memimpin penurunan sebesar 0,54 persen. Indeks S&P 500 kehilangan 0,28 persen dan Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi menyusut 0,31 persen.

Ilustrasi minyak mentah.

Harga Minyak Dunia Turun usai AS Lanjutkan Perundingan Damai dengan Iran

Harga minyak turun lebih dari 5 persen setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan perundingan damai dengan Iran akan dilanjutkan dan keputusannya membatalkan serangan.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut