Bursa Asia Ambruk Tertekan Lonjakan Pesat Harga Minyak Dunia

Pemandangan Marina Bay Sands di Singapura
Sumber :
  • REUTERS/Edgar Su

Jakarta, VoxPop - Bursa Asia-Pasifik merosot tajam pada pembukaan perdagangan hari ini, Senin, 9 Maret 2026. Koreksi dipimpin indeks acuan Korea Selatan dan Jepang akibat aksi jual yang lebih luas seiring harga minyak dunia melonjak ke level US$100 per barel sejak tahun 2022.

img_title IHSG Dibuka Menguat Serupa Wall Street Meski Dibayangi Koreksi, Bursa Asia Bergerak Variatif

Kenaikan pesat terjadi setelah negara produsen minyak utama di kawasan Timur Tengah, seperti Kuwait, Iran, dan Uni Emirat Arab, memangkas produksi minyak menyusul penutupan Selat Hormuz.

Namun, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan kenaikan bersifat jangka pendek dan harga tersebut sangat kecil untuk dibayar demi menghancurkan ancaman nuklir Iran.

img_title Harga Minyak Dunia Turun usai Melonjak Imbas Konflik AS-Iran, Pasar Mulai Hitung Ulang Risiko Timur Tengah

“Hanya orang bodoh yang berpikir sebaliknya," tulis Trump dalam Social Truth miliknya dikutip dari CNBC Internasional, Senin, 9 Maret 2026.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS naik hampir 17,7 persen menjadi US$107,02 per barel. Sementara itu, minyak mentah Brent melonjak 16,1 persen menjadi US$107,61 per barel.

img_title Harga Pertamax Bisa Berubah, ESDM Hitung Ulang Keekonomian di Tengah Gejolak Minyak Dunia

Ilustrasi Harga Minyak

Photo :
  • en.mehrnews.com

Indeks Nikkei 225 Jepang tergerus sekitar 6,05 persen yang menyebabkan jatuh di bawah angka 53.000 untuk pertama kalinya sejak 6 Februari 2026. Indeks Topix amblas 5,27 persen.

Saham Softbank Group Corpter termasuk emiten yang mengalami penurunan terbesar, yakni melemah hampir 10 persen. Saham-saham terkait chip seperti Advantest dan Lasertec mencatat koreksi lebih dari 10 persen dan 9 persen.

Indeks Kospi Korea Selatan rontok sekitar 6,5 persen yang memicu penghentian sementara (suspend). Mekanisme penghentian perdagangan pernah diberlakukan ketika indeks acuan ini anjlok lebih dari 12 persen pada hari Rabu, 4 Maret 2026.

Saham perusahaan raksasa di negeri Gingseng, Samsung Electronics, kehilangan 8,4 persen. Penurunan drastis juga dicatatkan perusahaan chip, SK Hynix, sebesar 9,2 persen.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 melemah 3,68 persen di awal perdagangan. Indeks Hang Seng Hong Kong turun ke level 25.328 dari posisi sebelumnya di level 25.757,29.

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut