IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Rebound, Bursa Asia Lesu dan Wall Street Bergerak Variatif
- VoxPop/Muhamad Solihin
Jakarta, VoxPop – IHSG dibuka menguat 10 poin atau 0,17 persen di level 6.141 pada pembukaan perdagangan Rabu, 29 Juli 2026.
Head of Retail Research Analyst, Fanny Suherman memprediksi, IHSG bakal rebound pada perdagangan hari ini.
"IHSG berpeluang untuk short term teknikal rebound hari ini," kata Fanny dalam riset hariannya, Rabu, 29 Juli 2026.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (foto ilustrasi)
- VoxPop/M Ali Wafa
Bursa Asia melemah pada perdagangan Senin kemarin. Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 3,95 persen dan Topix turun 2,52 persen. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi terjun 10,8 persen dan Kosdaq merosot 7,7 persen.
Sedangkan, Hang Seng Hong Kong menguat 0,41 persen dan ASX 200 Australia naik 0,61 persen. Selain itu, Taiex Taiwan melemah 4,65 persen dan CSI 300 China turun 2,83 persen. Di sisi lain, FTSE Straits Times turun 0,07 persen dan FTSE Malay KLCI turun 0,04 persen.
Bursa Asia terkoreksi signifikan pada saham terkait chip, setelah Wall Street ditutup bervariasi pasa sesi sebelumnya. Sentimen terhadap sektor chip semakin tertekan, setelah China mulai memproduksi mesin litografi immersion deep ultraviolet (DUV) buatan lokal, yang merupakan teknologi yang selama ini didominasi perusahaan Belanda, ASML.
Kabar tersebut membuat saham ASML turun 2,9 persen. Di Korea Selatan, saham SK Hynix jatuh 9 persen, sedangkan Samsung Electronics merosot 13,4 persen. Di Jepang, saham Kioxia anjlok 18 persen dan Tokyo Electron turun 11 persen.
"Support IHSG berada di level 6.050-6.100 sementara resist IHSG di rentang 6.170-6.230," ujarnya.
Sebagai informasi, Wall Street kembali ditutup beragam dengan S&P 500 menguat karena kenaikan saham Boeing dan Coca-Cola membantu mengimbangi penurunan saham chip menjelang laporan kuartalan dari Apple dan perusahaan teknologi lainnya pada minggu ini.
Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,21 persen, Nasdaq Composite turun 0,22 persen, sedangkan Dow Jones Industrial Average naik 1,03 persen.
