IHSG Anjlok 224 Poin pada Penutupan Hari Ini, Semua Sektor Merah saat Perang Iran-AS Masih Berlanjut

Ilustrasi IHSG
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Jakarta, VoxPop - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melandai jelang libur panjang. IHSG anjlok 3,05 persen atau 224,90 poin ke level 7.137,21 pasa sesi perdagangan Jumat, 13 Maret 2026.

img_title Trump Ancam Serang Iran Besar-besaran Jika Perundingan Gagal

IHSG terpantau bergerak di teritori negatif sepanjang sesi perdagangan hari ini. Pergerakan indeks berasa di kisaran area 7.350 hingga 7.132. 

Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 13,70 triliun sedangkan volume transaksi mencapai Rp 285,80 juta. Nominal ini merupakan akumulasi dari total perdagangan yang dilakukan investor sebanyak 1,6 juta transaksi.

img_title IHSG Dibuka Menguat Berpotensi Lanjutkan Kenaikan Ikuti Penguatan Wall Street dan Bursa Asia

Seluruh seltor saham terkoreksi relatif besar dipimpin sektor transportasi sebesar 3,87 persen. Penurunan juga terjadi pada sektor infrastruktur turun 3,64 persen, diikuti konsumer cyclical sebesar 3,55 persen dan teknologi yang melemah 3,41 persen.

Selain itu, sektor industrial turun 3,46 persen dan energi terkoreksi 2,86 persen. Sementara itu, sektor non-cyclical melemah 2,18 persen, disusul sektor properti yang turun 1,79 persen serta keuangan sebesar 1,60 persen. Adapun sektor kesehatan mencatat penurunan paling terbatas yakni 1,19 persen. 

img_title Presiden Iran Masoud Pezeshkian Bantah Mengundurkan Diri

IHSG Terkoreksi Akibat Pembekuan MSCI

Photo :
  • VoxPop/Ayesha Puri

"Investor khawatir konflik AS-Iran yang berkepanjangan akan membuat harga minyak mentah di harga tinggi dalam waktu yang lebih lama dari perkiraan sebelumnya, sehingga akan mendorong terjadinya kenaikan inflasi dan melebarnya defisit APBN," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam riset harian, Jumat, 13 Maret 2026.

Sentimen negatif lainnya berasal dari Amerika Serikat (AS) meluncurkan investigasi perdagangan baru terhadap 60 negara untuk menentukan apakah mereka gagal membatasi. Kebijakan berpaku pasa Pasal 301 mengizinkan pemerintah AS untuk mengenakan tarif pada negara-negara yang terbukti melakukan praktik perdagangan tidak adil tanpa otoritas tambahan dari Kongres. 

Phintaco Sekuritas melaporkan tiga emiten tetap cerah karena berhasil mencatatkan lompatan harga signifikan. Berikut top gainers di jajaran 45 saham unggulan (LQ45). 

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR melejit 3,19 persen atau 60 poin menjadi 1.940.

PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI)

Saham AADI menguat 1,97 persen atau 200 poin ke level 10.375.

Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Hasil positif juga dicetak saham SCMA naik 0,79 persen atau 2 poin dan ditutup pada area 256.

Rudal pencegat HAWK.

AS Mulai Kehabisan Rudal Pencegat, Jadi Alasan Trump Batal Serang Iran?

juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan militer AS tetap memiliki kemampuan yang diperlukan untuk melaksanakan setiap operasi sesuai keputusan presiden.

img_title
VoxPop.co.id
5 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut